| Perjalanan
Falun Dafa
(Clearwisdom.net) Catatan: Kami masih berada
dalam proses mengumpulkan, menyeleksi dan menyempurnakan materi-materi
yang merefleksikan perjalanan Falun Dafa. Para pembaca, diharapkan
dapat mendownload materi yang paling baru ketika mengatakan
tentang kebenaran-kebenaran dari website kami. Banyak sekali
kejadian yang telah terjadi sejak tahap persiapan awal dari
pengenalan Falun Dafa kepada masyarakat umum. Dibawah lingkungan
sejarah yang terbaru, para editor telah mengumpulkan dan menyusun
data-data berikut untuk membantu orang-orang mencari informasi
tentang Dafa. Kami sekarang menerbitkan edisi terbaru ini
dan menyambut hangat sambutan balik dari para praktisi Dafa
di seluruh dunia untuk menyempurnakan dan mengoreksi catatan
kejadian lebih jauh.
• Tanggal 13 Mei 1992, Mr. Li Hongzhi
pertama kali memperkenalkan Falun Gong kepada masyarakat umum
di kota Chang Chun, Propinsi Jilin.
• Pada bulan September 1992, Falun
Gong secara resmi diterima sebagai sebuah cabang langsung
dari Asosiasi Riset Qigong di China, dan menerima sebuah ijin
secara nasional untuk mengajar Falun Dafa di China.
• Tanggal 30 Juli 1993, atas restu
Asosiasi Riset Qigong di China, maka dibentuklah Asosiasi
Riset Falun Gong di China.
• Tanggal 31 Agustus 1993, Yayasan
Valor pada Kementerian Keamanan Umum di China memberikan sebuah
surat tanda terima kasih kepada Institut Riset Ilmiah Qigong
di China, mengekspresikan dengan sepenuh hati tanda terima
kasih kepada Mr. Li Hongzhi, yang secara suka rela memperlakukan
dan menyembuhkan tanpa biaya pada acara penghargaan Valor
tingkat nasional yang ketiga.
• Tanggal 21 September 1993, Surat
kabar dari Keamanan Umum yang diterbitkan oleh Kementerian
Keamanan Umum di China, mempublikasikan sebuah laporan berita
dengan judul, “Falun Gong memenangkan Penghargaan Valor
dalam hal menyembuhkan penyakit,” memberitakan bahwa
orang yang telah menerima piagam penghargaan Valor tetapi
dihinggapi penyakit atau terluka “telah mengalami kemajuan
kesehatan yang sangat dahsyat setelah dibawah perawatan [Mr.
Li Hongzhi].”
• Tanggal 11-20 Desember 1993, Mr.
Li Hongzhi dan sebagian muridnya menghadiri Pameran Kesehatan
Oriental pada tahun 1993 di Beijing. Pameran tersebut diadakan
di Pusat Pameran Internasional Sanyuanqiao di Beijing. Mr.
Li Hongzhi menghadiri Pameran tersebut sebagai salah seorang
anggota dari Komite Pengelola Pameran tersebut dan memberikan
ceramah Fa pada tanggal 15,17 dan 20 Desember. Pada akhir
pameran tersebut, Mr. Li dianugerahkan hadiah utama dari pameran
tersebut, “Penyumbang terbesar bagi kemajuan yang dibuat
dalam ilmu pengetahuan alternatif. “Dia juga menerima
“Hadiah Utama Khusus” dari pameran tersebut dan
dianugerahi “Guru Qigong yang terpopuler.”
• Tanggal 27 Desember 1993, Mr. Li
Hongzhi dianugerahi sebuah penghargaan oleh Yayasan Valor
pada Kementerian Keamanan Umum di China.
• Tanggal 14-15 Mei 1994, Mr. Li Hongzhi
memberikan Ceramah Fa dan mengajarkan latihan Falun Gong di
Auditorium di Perguruan Tinggi Polisi di Beijing, disponsori
oleh organisasi: Yayasan Valor di China.
• Pada awal April 1996, bekas anggota
dari Asosiasi Riset Falun Gong di China mengisi formulir pada
Komite Hubungan Kelompok Etnis di Kongres Nasional China,
Asosiasi Agama Buddha di China, dan Gabungan dari Biro Terdepan
dari Pemerintahan Pusat di China untuk membentuk sebuah Asosiasi
Riset Akademi Non-Agama Falun Gong. Gabungan dari Biro Terdepan
dari Pemerintahan Pusat di China menerbitkan sebuah dokumen
resmi yag menyatakan aplikasi tersebut ditolak dan perwakilan
tersebut tidak mendukung pembentukan asosiasi Falun Gong.
Biro tersebut juga memerintahkan manajemen dari enam orang
yang mengisi formulir untuk menyampaikan berita ini secara
perorangan kepada para pengisi formulir.
• Tanggal 17 Juni 1996, Surat Kabar
Guangming, salah satu surat kabar resmi Pemerintahan Komunis
di China, mempublikasikan sebuah artikel editor yang berjudul,
“Sebuah peringatan yang keras dan panjang harus dikumandangkan
untuk menentang kepercayaan yang salah,” yang mana menyatakan
bahwa Falun Gong memperkenalkan takhyul, dan adalah “Kepercayaan
yang Salah.” Ini adalah untuk yang pertama kalinya rejim
Jiang menyerang Falun Gong di publik.
• Tanggal 24 Juli 1996, Biro Penerbitan
Berita China, yang mana dibawah propaganda Biro Komite Pusat
dari pemerintahan Komunis China, menerbitkan sebuah perintah
secara internal kepada seluruh kota dan propinsi, melarang
mempublikasikan Zhuan Falun dan China Falun Gong, dan buku-buku
Falun Gong lainnya berdasarkan sifat mereka yang “memperkenalkan
takhyul.”
• Pada awal tahun 1997, Kementerian
Keamanan Umum di China melaksanakan investigasi di China mencoba
untuk mengumpulkan saksi kriminal bahwa Falun Gong adalah
“Sebuah aliran sesat.” Tetapi polisi pada semua
tingkatan di China kembali dengan laporan yang sama: “Belum
menemukan masalah apapun,” jadi investigasi tersebut
dihentikan.
• Pada bulan Nopember dan Desember
1997: Mantan anggota dari Asosiasi Riset Falun Gong mengisi
sebuah laporan kepada Kementerian Sipil dan Administrasi China
dan Menteri Keamanan Umum China. Laporan tersebut menyatakan
bahwa mereka telah setuju untuk berhenti karena keputusan
yang dibuat oleh pemerintah dan tidak akan melanjutkan permintaan
mereka untuk membentuk sebuah bentuk resmi Asosiasi Falun
Dafa.
• Pada bulan Mei 1998: Biro Ateletik
Umum Nasional China melakukan sebuah investigasi secara menyeluruh
terhadap Falun Gong. Pada bulan September 1998, sebuah kelompok
para ahli kedokteran melaksanakan sebuah survei contoh statistik
terhadap 12.533 praktisi Falun Gong di Propinsi Guangdong.
Hasilnya menunjukkan bahwa efek penyembuhan dari berlatih
Falun Gong setinggi 97.9%.
• Pada bulan Mei 1998: Saluran TV di
Bejing program “Fast Forward” menyiarkan sebuah
wawancara dengan He Zuoxiu, seorang anggota Akademi Ilmu Pengetahuan
China, yang menyerang Falun Gong sebagai takhayul dalam bagian
yang sama yang mana seorang wartawan dari stasiun televisi
mewawancarai para praktisi pada sebuah tempat latihan di taman
Yu Yuantan di Beijing dan para praktisi menerangkan keuntungan
dari latihan Falun Gong. Setelah acara tersebut disiarkan,
ratusan praktisi Falun Gong dari Beijing dan juga Propinsi
Hebei menulis surat atau secara langsung mengunjungi stasiun
TV untuk menunjukkan bahwa penyerangan He Zuoxiu terhadap
Falun Gong tidak tepat.
• Tanggal 2 Juni 1998: Setelah melakukan
sebuah investigasi interen, stasiun TV Beijing mengakui bahwa
program TV mereka yang bernuansa negatif terhadap Falun Gong
merupakan kesalahan terbesar yang pernah dilakukan oleh stasiun
tersebut sejak stasiun TV tersebut didirikan. Stasiun TV Beijing
kemudian menyiarkan sebuah program TV lainnya dengan melakukan
wawancara terhadap seorang praktisi Falun Gong untuk mengoreksi
kesalahan tersebut. Produser dari program sebelumnya diberhentikan.
• Tanggal 20 – 22 Juni 1998:
Setelah Harian Berita Sore Qilu menerbitkan sebuah artikel
memfitnah Falun Dafa, lebih dari 1.000 praktisi Falun Gong
di Jinan pergi ke tempat penerbit surat kabar tersebut untuk
mengklarifikasi fakta tentang Falun Gong.
• Tanggal 21 Juli 1998: Biro Pertama
dari Kementerian China dari Keamanan Umum mengeluarkan dokumen
[1998] No. 555, “Catatan Investigasi terhadap Falun
Gong,” yang mana mengatakan bahwa Falun Gong adalah
sebuah “Aliran Sesat.” Kementerian dari Keamanan
Umum melanjutkan serangkaian investigasi terhadap Falun Gong
yang mana diketahui sebagai “Temukan kesalahan (Falun
Gong) lebih dulu dan kemudian mengumpulkan bukti.” Aksi
tersebut termasuk, tetapi tidak terbatas pada, merekam telefon
para asisten Falun Gong, mengikuti para asisten Falun Gong,
menutup tempat latihan Falun Gong, secara paksa membubarkan
para praktisi ketika sedang berlatih bersama, menggedor rumah
para praktisi, menyita barang pribadi mereka, dan menjalankan
taktik lainnya.
• Tanggal 20 Oktober 1998, Biro Olah
Raga Nasional China mengirim sebuah tim ke Changchun dan Harbin
untuk menginvestigasi Falun Gong. Setelah melakukan investigasi,
pimpinan dari tim investigasi yakin bahwa Falun Gong sangat
efektif terhadap kesehatan yang baik dan Falun Gong memiliki
peran positif dalam meningkatkan stabilitas sosial dan peradaban
spritual.
• Tanggal 4 Maret 1999: Pusat Asisten
Utama Falun Gong di Harbin, Propinsi Heilongjiang dinamakan
“Sebuah Organisasi yang terkenal dengan Mengembalikan
Barang yang Hilang.”
• Pada akhir bulan Maret 1999, website
“falundafa.org” didirikan oleh para sukarelawan
praktisi Falun Dafa Amerika Utara, dimana buku-buku Falun
Dafa diterjemahkan dalam lebih dari 30 bahasa.
• Tanggal 11 April 1999: He Zuoxiu
menerbitkan sebuah artikel yang berjudul “Anak remaja
tidak boleh belajar Qigong” dalam sebuah Pameran Anak
Remaja, mengutip kasus yang telah dimasukkan dalam sebuah
acara program penyiaran sebelumnya di TV Beijing yang mana
telah diketahui sebagai suatu kesalahan.
• Tanggal 23-24 April 1999: Biro Keamanan
Umum Tianjin mengirim anggota tim S.W.A.T sebanyak 300 orang,
yang menggunakan kekerasan dan cara paksa untuk membubarkan
para praktisi Falun Gong yang pergi ke Perguruan Tinggi Keguruan
Tianjin untuk menjelaskan fakta tentang Falun Gong. Polisi
menangkap 45 praktisi. Sebagian praktisi mengalami luka yang
disebabkan oleh polisi.
• Tanggal 25 April 1999, lebih dari
sepuluh ribu praktisi dari Beijing, Tianjin, Hebei, dan daerah
lainnya pergi ke Biro Penuntut Nasional dekat Zhongnanhai,
tempat berkumpul para pemimpin negara China. Zhu Rongji, Perdana
Menteri pada saat itu, menjumpai perwakilan praktisi Falun
Gong. Perwakilan praktisi Falun Gong meminta 3 permintaan:
1) Melepaskan para praktisi yang ditahan di Tianjin; 2) Memberikan
praktisi Falun Gong sebuah lingkungan untuk berlatih Falun
Gong secara bebas; 3) Mengijinkan diterbitkannya buku-buku
Falun Gong. Para praktisi Tianjin yang ditahan dibebaskan
pada hari yang sama. Seluruh praktisi Falun Gong yang pergi
ke Biro Penuntut Nasional meninggalkan tempat tersebut sekitar
pukul 9 Malam tanpa kejadian apapun.
• Pada malam hari tanggal 25 April
1999, Jiang Zemin, pada saat itu merupakan Sekretaris Jendral
dari Partai Komunis China, menulis sepucuk surat kepada Biro
Politik dari Komite Pusat dari Partai Komunis China, menyatakan,
“Jika Partai Komunis China tidak mampu mengalahkan Falun
Gong, hal tersebut akan merupakan lelucon terbesar di dunia.”
Surat ini dibagikan pada orang dalam dari tingkat paling tinggi
hingga ke unit terbawah dari Pemerintahan Komunis China.
• Tanggal 27 April 1999: Lebih dari
10.000 praktisi Falun Gong di Kota Dalian berkumpul di tempat
lokasi latihan di Jalan Huabei di Dalian dan mengadakan sebuah
latihan kelompok sebagai sebuah jalan damai untuk mendukung
sesama teman praktisi yang memohon di Biro Penuntut Nasional
di Beijing pada tanggal 25 April 1999.
• Tanggal 6 Juni 1999: Regim Jiang
menginterogasi lebih dari 100 praktisi Falun Dafa yang menghadiri
permohonan kelompok di Biro Penuntut Nasional pada tanggal
25 April 1999.
• Tanggal 7 Juni 1999: Jiang Zemin
memberikan sebuah pidato pada konfrensi Komite Politik dari
Komite Pusat Partai Komunis China menyatakan “Masalah
Falun Gong memiliki implikasi internasional yang berdampak
sosial dan kompleks” dan “merupakan konflik politik
yang paling serius sejak Gerakan Mahasiswa di Lapangan Tiananmen
pada tahun 1989.” Pidato ini secara rahasia disebarkan
didalam Partai Komunis China pada tanggal 13 Juni 1999.
• Tanggal 10 Juni 1999: “Kantor
610” dibentuk untuk merancang dan melaksanakan sebuah
tekanan dalam skala besar terhadap Falun Gong. Setelah penganiayaan
dilancarkan, “Kantor 610” menjadi sebuah organisasi
yang tetap pada tingkat menteri dalam pemerintahan Komunis
China. Ada lebih dari sepuluh ribu “Kantor 610”
setempat pada seluruh tingkatan diseluruh China, yang mana
mempekerjakan hampir satu juta orang untuk menganiaya praktisi
Falun Gong. “Kantor 610” setempat ini diberikan
dana yang tidak terbatas, dan kekuasaan mereka melebihi agen-agen
pemerintah biasa seperti kantor Keamanan Umum, Kantor Kejaksaan
dan Pengadilan Negeri. “Kantor 610” setempat hanya
melapor kepada Komite Partai Komunis China setempat, dan menjawab
secara langsung kepada atasan “Kantor 610.” Tugas
dari seluruh “Kantor 610” adalah untuk “memerintah
dan mengkoordinir Keamanan Umum, Kejaksaan, Hukum, Pengadilan,
investigasi, dan organisasi Keamanan untuk menginvestigasi,
menangkap dan menghadapkan para praktisi Falun Gong ke pengadilan.”
• Tanggal 14 Juni 1999: Pimpinan dari
Kantor Pusat Hubungan Inti dari Partai Komunis China dan Biro
Penuntut Nasional mengeluarkan pernyataan yang mengatakan
bahwa orang memiliki hak untuk percaya atau tidak percaya
terhadap sebuah latihan Qigong, dan dikatakan hal tersebut
merupakan sebuah desas-desus yang salah bahwa pemerintah menekan
Falun Gong.
• Tanggal 18 Juni 1999: Untuk menentang
penganiayaan yang tersembunyi dan melindungi hak dasar untuk
berlatih, lebih dari seribu praktisi Falun Gong meninggalkan
kota Benxi, Propinsi Liaoning, pergi ke Beijing untuk menjelaskan
fakta tentang Falun Gong kepada Biro Penuntut Nasional. Polisi
Benxi membentuk lapisan demi lapisan pembatas jalan untuk
menghentikan mereka untuk memasuki Beijing. Sebagai hasil
dari rintangan tersebut, kereta api No. 28 yang menuju Beijing
macet di Shenyang lebih dari satu jam. Polisi melakukan sebuah
penyelidikan yang menyeluruh, tetapi lebih 500 praktisi Falun
Gong dapat melewati rintangan tersebut dan tiba di Beijing
pada tanggal 19 Juni. 500 praktisi Falun Gong tersebut pergi
ke Biro Penuntut Nasional. Tindakan mereka mengejutkan para
pejabat pemerintahan pusat yang berkuasa. Insiden ini kemudian
dikenal sebagai “Insiden 6.19.”
• Tanggal 18 Juni 1999: Website “Clearwisdom.net”
(dalam Bahasa Mandarin dan Inggris) dibentuk. Website tersebut
muncul dan dijalankan satu minggu kemudian pada tanggal 25
Juni 1999. Dijalankan secara sukarela oleh praktisi Falun
Dafa Amerika Utara, Website tersebut dinamakan “Falun
Dafa di Amerika Utara, Clearwisdom.net.” Nama tersebut
kemudian berubah menjadi “Falun Dafa Clearwisdom.net”
pada akhir tahun 2000.
• Tanggal 14 Juli 1999: Praktisi dari
Weifang mengadakan sebuah tuntutan damai di Biro Penuntut
Weifang. Pagi hari pada tanggal 15 Juli 1999, pemerintahan
Kota Praja di Weifang memberikan sebuah balasan resmi dengan
dibubuhi segel resmi, yang mana menyatakan bahwa pemerintahan
Weifang akan menahan diri untuk menyerang Falun Gong didepan
umum di surat kabar, membolehkan orang-orang untuk berlatih
Falun Gong di tempat umum, membolehkan praktisi Falun Gong
untuk mensirkulasikan informasi yang berhubungan dengan Falun
Gong diantara mereka sendiri, dan tidak akan menyerang atau
menghukum praktisi yang pergi menuntut keadilan.
• Pada bulan Mei 1992 – Juli
1999: Menurut survei dari informasi orang dalam Kementerian
Keamanan Umum di China, jumlah keseluruhan dari praktisi Falun
Gong di China telah bertambah dari 7.000 orang menjadi 100.000.000
orang.
• Tanggal 19 Juli 1999: Pada sebuah
acara rapat rahasia pemerintah tingkat tinggi, Jiang Zemin
mengeluarkan sebuah pengumuman resmi bahwa dia ingin membasmi
Falun Gong secara luas.
• Tanggal 20 Juli 1999: Partai Komunis
China mulai menangkap praktisi Falun Gong, menggedor rumah
mereka, dan menyita harta benda mereka secara nasional, dimulai
dari asisten sukarela Falun Gong. Pada hari yang sama, puluhan
ribu praktisi Falun Gong yang mendengar berita tersebut pergi
ke Biro Penuntut Nasional untuk menuntut keadilan bagi Falun
Gong, tetapi mereka ditangkap dan ditahan untuk sementara
di Stadion Fengtai di Beijing, Stadion Shijingshan, dan stadion-stadion
lainnya yang ada didaerah tersebut.
• Tanggal 22 Juli 1999: Penganiayaan
terhadap Falun Gong secara resmi dimulai. Surat kabar Partai
Komunis China, People’s Daily menerbitkan sebuah artikel
panjang yang berjudul, “Kebenaran tentang Li Hongzi”
yang memfitnah pendiri Falun Gong. Kementerian Catatan Sipil
membuat sebuah pengumuman resmi untuk melarang Asosiasi Riset
Falun Dafa. Kementerian Keamanan Umum mengumumkan “Enam
Larangan,” termasuk “melarang siapa saja, di mana
saja untuk menggantung atau memasang spanduk Falun Gong, lambang,
gambar dan tanda-tanda lainnya dari Falun Gong; melarang siapa
saja untuk membagikan atau mempromosikan buku-buku Falun Gong,
video atau materi audio dan jenis materi yang lainnya; melarang
masyarakat berkumpul untuk berlatih Falun Gong, mempromosikan
Falun Gong, atau ikut serta dalam segala jenis bentuk aktivitas
Falun Gong lainnya pada setiap saat; melarang menggunakan
meditasi, menuntut keadilan, dan metode lainnya untuk melindungi
atau mempromosikan Falun Gong dalam suatu kumpulan, gerakan,
atau demonstrasi; melarang siapa saja untuk membuat atau mengubah
fakta, secara sengaja menyebarkan desas-desus, atau menggunakan
metode lain untuk mengacau dan merusak kehidupan sosial; melarang
siapa saja untuk mengatur, berhubungan dengan, atau memimpin
aktivitas yang menentang keputusan pemerintah.” Komite
Pusat Partai Komunis China secara resmi mengumumkan bahwa,
“Anggota Partai Komunis China dilarang untuk berlatih
Falun Gong.” Polisi China secara nasional terus melanjutkan
penangkapan praktisi Falun Gong, atau menculik praktisi Falun
Gong ke Kantor Polisi Setempat, dimana mereka akan dipaksa
untuk menonton program TV indoktrinasi. Polisi juga terus
menggedor rumah para praktisi Falun Gong, menyita buku-buku
Falun Gong mereka, membakar buku-buku Falun Gong, videotape,
materi audio, dan yang lainnya. Bersamaan dengan saat itu,
jutaan praktisi Falun Gong mulai bergerak ke Beijing dan kantor
pemerintah setempat untuk menuntut keadilan secara damai bagi
Falun Gong. Mereka berakhir dengan dibubarkan atau ditahan.
• Tanggal 22 Juli 1999: Mr. Li Hongzhi
mengeluarkan “Sebuah Pernyataan”, meminta pemerintah
di seluruh dunia, organisasi Internasional, dan orang yang
baik hati untuk menolong menyelesaikan krisis yang dihadapi
oleh praktisi Falun Gong. Pada hari yang sama, Mr. Li Hongzhi
diwawancara oleh BBC.
• Tanggal 24 Juli 1999: Praktisi Falun
Gong mengadakan konfrensi pers di Washington, DC dekat Kedutaan
Besar RRC, dengan dihadiri oleh banyak wartawan China dan
Barat. Sementara itu, lebih dari 1.000 praktisi Falun Gong
berkumpul di Mall Nasional diantara Galeri Nasional Seni dan
Museum Ruang Angkasa dan diwawancara oleh media berbahasa
Mandarin dan Inggris.
• Tanggal 25 Juli 1999: Mr. Li Hongzhi
diwawancarai di New York oleh Perusahaan Penyiaran Radio Internasional
Prancis.
• Tanggal 27 Juli 1999: Mr. Li Hongzhi
mengirim sepucuk surat yang ditanda tangani kepada Kedutaan
RRC di Amerika Serikat dan meminta kepada Kedutaan untuk meneruskan
surat tersebut kepada rejim Jiang. Surat tersebut mendesak
pemerintahan China untuk segera menghentikan penganiayaan
terhadap Falun Gong dan menyelesaikan permasalahan dengan
pembicaraan secara damai.
• Tanggal 27 Juli 1999: Departemen
Negara Amerika Serikat membuat sebuah pernyataan, mendesak
rejim Jiang untuk mengendalikan sikapnya terhadap Falun Gong.
• Tanggal 27 Juli – 1 Agustus
1999: Lebih dari 200 praktisi Falun Gong dari New York, New
Jersey, dan Connecticut berkumpul di Lapangan Umum di depan
Gedung United Nation di Kota New York, meminta untuk segera
mengakhiri penganiayaan terhadap Falun Gong.
• Tanggal 28 Juli 1999: Dibawah pengarahan
dari Jiang Zemin dan Luo Gan, Biro Keamanan Umum China mengeluarkan
sebuah surat penangkapan Internasional kepada Mr. Li Hongzhi,
menuduh beliau merebut kekuasaan regim Komunis China. INTERPOL
menolak untuk bekerja sama dengan pemerintah China. Lebih
dari 5.000 praktisi Falun Gong berkumpul didepan Pemerintahan
kota Dalian, menyerukan untuk mengakhiri penganiayaan terhadap
Falun Gong.
• Tanggal 29 Juli 1999: Para praktisi
Falun Gong di Amerika Serikat berkumpul di Washington DC untuk
mengadakan sebuah konfrensi pers dan menyerukan rejim Jiang
untuk mengakhiri penganiayaan terhadap Falun Gong.
• Tanggal 29 Juli – 6 Agustus
1999: Para praktisi Falun Gong di Vancouver, Kanada berkumpul
di depan Museum Seni Vancouver selama sembilan hari berturut-turut,
menyerukan kepada dunia untuk mempelajari kebenaran tentang
Falun Gong. Lebih dari sepuluh Perusahaan Berita Media datang
untuk mewawancarai praktisi dan memberikan pandangan yang
positif terhadap acara tersebut.
• Tanggal 31 Juli 1999: Mr. Li Hongzhi
mengumumkan sebuah pernyataan yang mengekspresikan penyesalan
beliau bahwa Pemerintah China telah mengeluarkan sebuah surat
penangkapan atas dirinya melalui Operasi Organisasi Internasional.
• Tanggal 31 Juli, 7 - 8 Agustus 1999:
Para praktisi Falun Gong di Prancis berkumpul di Lapangan
Hak Asasi Manusia diseberang Menara Eiffel, menyerukan kepada
dunia untuk mendukung dan menolong Falun Gong. Televisi Prancis,
Radio Prancis, Penyiar Radio Internasional dan RFA datang
meliput kejadian tersebut.
• Tanggal 4 Agustus 1999: Asosiasi
Persatuan Warga Negara dari Perserikatan Bangsa-Bangsa mengutuk
Rejim Jiang atas pelanggaran hak asasi manusia dan kebebasan
fundamental.
• Tanggal 6 Agustus 1999: 25 orang
Anggota Perwakilan Rakyat di Amerika Serikat bekerja sama
menanda-tangani sepucuk surat untuk Jiang Zemin, meminta dia
menghentikan penganiayaan terhadap Falun Gong.
• Tanggal 7 Agustus 1999: Konfrensi
Saling Berbagi Pengalaman Falun Dafa yang pertama dengan menggunakan
Bahasa Inggris sebagai bahasa Utama dilaksanakan di New Hampshire,
Amerika Serikat. Sekitar 60 praktisi Falun Gong menghadiri
konfrensi tersebut.
• Tanggal 8 Agustus 1999: 138 praktisi
Falun Gong berlatih latihan bersama di Taman Wanlu di Kota
Haiko, Propinsi Hainan. Dibawah pengepungan polisi China,
para praktisi bersikeras untuk menyelesaikan latihan mereka.
Hal ini kemudian dikenal sebagai “Insiden 8 Agustus
di Haiko.”
• Tanggal 8 Agustus 1999: Walikota
dari Kota Jersey, New Jersey, Amerika Serikat menjadi walikota
pertama di dunia yang memproklamirkan “Hari Mr. Li Hongzhi”
sejak Jiang Zemin mulai menganiaya Falun Gong pada tanggal
20 Juli 1999.
• Tanggal 16 Agustus 1999: Chen Ying,
seorang murid Wanita berumur 17 tahun di Sekolah Tinggi Shuren,
Kota Jiamusi, Propinsi Heilongjiang, ditangkap oleh polisi
dalam perjalanannya menuju ke Beijing untuk menuntut keadilan
bagi Falun Dafa. Sehubungan dengan tekanan caci maki, pemukulan
dan ancaman dari polisi, Chen Ying dipaksa untuk melompat
keluar dari kereta api dan meninggal dunia. Berita ini dan
sebuah foto Chen Ying beserta ibundanya dipublikasikan di
Minghui.org pada tanggal 25 Oktober 1999. “Chen Ying
menjadi nama pertama dari praktisi Falun Gong yang meninggal
dunia sebagai akibat dari penganiayaan dalam daftar Minghui.org.
• Tanggal 9 Oktober 1999: Konfrensi
Saling Berbagi Pengalaman Falun Dafa yang pertama kali menggunakan
bahasa Inggris sebagai bahasa utama di Kota Metropolitan New
York hingga daerah Philadelphia diadakan di Rutgers, Universitas
Negeri New Jersey. Lebih dari 100 praktisi Falun Gong menghadiri
konfrensi tersebut.
• Tanggal 16 Oktober 1999, Minghui.org
(Clearwisdom.net versi bahasa Mandarin) mempublikasikan kasus
pertama dimana seorang praktisi Falun Gong yang sehat jasmani
dan rohani dijebloskan kedalam sebuah institusi penyakit jiwa
sebagai sebuah bentuk dari penganiayaan. Chen Zhong, seorang
praktisi Falun Gong dari propinsi Jiang Su, dimasukkan kedalam
Rumah Sakit Umum Tingkat Tiga (rumah sakit jiwa) di Kota Wujin,
dimana dia diberi suntikan yang mengandung racun terhadap
sistem syaraf dan pengejut listrik.
• Tanggal 25 Oktober 1999: Program
Network Berita dari Pusat Pertelevisian China menyiarkan wawancara
seorang reporter Prancis terhadap Jiang Zemin, yang menyatakan
bahwa, “Falun Gong adalah ajaran sesat.” Setelah
wawancara tersebut disiarkan di TV, ratusan praktisi Falun
Gong pergi ke lapangan Tiananmen dan Gedung Wakil Rakyat untuk
menuntut keadilan bagi Falun Gong dan ditangkap oleh polisi
China.
• Tanggal 26 Oktober 1999: Seluruh
media utama pemerintahan China mempublikasikan pidato Jiang
Zemin pada tanggal 25 Oktober 1999 dengan judul “Falun
Gong adalah sebuah aliran sesat.” Hal tersebut dianggap
sebagai pengumuman resmi dari rejim Jiang terhadap Falun Gong.
Hampir 1000 praktisi Falun Gong pergi ke Lapangan Tiananmen
pada Biro Penuntut Nasional dan ditangkap.
• Tanggal 27 Oktober 1999: Surat kabar
People’s Daily mempublikasikan artikel “Falun
Gong adalah sebuah aliran sesat” oleh seorang komentator
“Khusus”. Sekitar 600 praktisi Falun Gong ditangkap
ketika mereka mengibarkan bendera yang bertuliskan “Falun
Dafa Baik” di Lapangan Tiananmen. Tujuh belas praktisi
Falun Gong naik ke depan pintu gerbang Lapangan Tiananmen
untuk menggantung bendera Falun Gong. Lima belas orang dari
mereka adalah praktisi Falun Gong dari Beijing. Mereka dihukum
empat bulan hingga dua tahun penjara. Dua praktisi lainnya
dikirim ke penjara di kota tempat mereka tinggal.
• Tanggal 28 Oktober 1999: Sektiar
30 praktisi Falun Gong mengadakan sebuah konfrensi pers rahasia
di Beijing dimana mereka mengidentifikasi diri mereka sendiri
dengan nama yang sebenarnya. Mereka difoto dan diwawancarai
oleh Cabang dari Media Barat seperti AP, Reuters, RFA, dan
New York Times. Pada hari yang sama AP dan Reuters mempublikasikan
berita artikel tentang wawancara tersebut. The New York Times,
Surat Kabar South China Morning News dan beberapa surat kabar
Eropa mempublikasikan wawancara tersebut dengan foto-foto
yang besar pada hari berikutnya. Banyak praktisi Falun Gong
yang menghadiri konfrensi pers rahasia tersebut kemudian ditangkap.
Ms. Ding Yan dan Mr. Cai Mintao dianiaya hingga meninggal
pada tahun 2000. Ms. Gu Lina dihukum empat tahun penjara.
Mr. Jiang Chaohui dan Ms. Zhang Ke dihukum tiga tahun penjara.
Ms. Liu Dongmei dihukum tiga tahun penjara di sebuah kamp
kerja paksa. Ms. Lei Xiaoting dihukum dua tahun penjara. Para
praktisi lainnya yang menghadiri konfrensi pers tersebut tidak
diketahui keberadaannya hingga saat ini.
• Tanggal 30 Oktober 1999: Komite Pendiri
dari Kongres Wakil Rakyat China mengeluarkan perundang-undangan,
“Melarang Ajaran Sesat, juga mencegah dan menghukum
segala aktivitas Ajaran Sesat.” Seluruh cabang dari
media utama di China meluncurkan berita Pengadilan Tinggi
dan Pengadilan Negeri “Sebuah penjelasan bagaimana menuntut
aktivitas dari kejahatan aliran sesat dengan Hukum yang ada
sekarang ini.” Walaupun Falun Gong tidak disebutkan
dalam penjelasan tersebut, masyarakat umum diberi kesan bahwa
keterangan tersebut akan digunakan sebagai dasar untuk menekan
Falun Gong.
• Tanggal 1 Nopember 1999: Organisasi
Legislatif di China membuat sebuah pengumuman melalui media
bahwa empat orang mantan Asosiasi Riset Falun Dafa, termasuk
Li Chang, Wang Zhiwen, Ji Liewu, dan Yao Jie, yang telah tahan
selama beberapa bulan secara resmi ditangkap.
• Pada tanggal 6 - 7 Nopember 1999:
Konfrensi Saling Berbagi Pengalaman Falun Dafa di Australia
yang pertama kali menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa
utama diadakan di Gold Coast. Lebih dari 250 praktisi Falun
Gong dari Australia, Guangzhou (China), Hong Kong, Kanada,
dan Selandia Baru hadir.
• Tanggal 13 Nopember 1999: Jiang dan
para pengikutnya untuk pertama kalinya secara umum menghukum
praktisi Falun Gong ke penjara. Empat praktisi Falun Gong
dari Propinsi Hainan dihukum dua hingga dua belas tahun penjara
dalam pemeriksaan pengadilan Negeri tingkat-menengah di kota
Haikou. Mr. Song Yuesheng dihukum 12 tahun penjara, Mr. Cheng
Yuan 7 tahun. Mr. Jiang Shilong 3 tahun, Ms. Liang Yulin 2
tahun, dan ratusan praktisi Falun Gong dihukum hingga tiga
tahun di kamp kerja paksa. Media AP melaporkan pemeriksaan
pengadilan ini pada hari yang sama.
Jaksa Pengadilan Negeri tingkat-menengah Kota Haikou Chen
Yuanchao (pria, 52 tahun) mengambil inisiatif untuk menjadi
jaksa penuntut umum dalam kasus ini. Karena dia memalsukan
“pelanggaran hukum” yang digunakan untuk menghukum
praktisi Falun Gong, Jiang dan rejimnya memberi penghargaan
kepadanya Bintang Jasa Nasional Tingkat Dua, Bintang Jasa
Nasional Tingkat Satu, dan gelar “Jaksa Teladan.”
Empat tahun kemudian, menurut laporan sebuah
surat kabar Hainan Daily pada tanggal 31 Agustus 2003, Chen
Yuanchao masuk rumah sakit pada bulan April 2002, dengan diagnosa
menderita kanker paru-paru akut. Dia sangat menderita, kehilangan
kesempatan untuk dioperasi, dan meninggal pada tanggal 2 September
2003. Hal ini dapat dianggap sebagai bukti dari hukum alam
semesta: “Perbuatan baik akan Mendapatkan Balasan yang
Baik, dan perbuatan jahat akan mendapatkan hukuman yang setimpal.”
• Tanggal 18 - 19 Nopember 1999: Wakil
Rakyat dan Senat Amerika Serikat mengeluarkan resolusi 217
dan 218, secara berurutan, menyerukan kepada pemerintahan
China untuk mengakhiri penganiayaan terhadap Falun Gong.
• Tanggal 3 Desember 1999: Praktisi
Falun Gong mengetahui bahwa Pengadilan Negeri tingkat-menengah
di Beijing akan mengadili Li Chang, Wang Zhiwen, Ji Liewu,
Yao Jie di pengadilan. Ribuan praktisi Falun Gong pergi ke
ruang persidangan memohon diperbolehkan untuk mendengar proses
persidangan dan mereka ditangkap.
• Tanggal 6 Desember 1999: 52 praktisi
Falun Gong di Daerah Fangshan, Beijing dijebloskan ke dalam
Lembaga Penderita Penyakit Jiwa Zhoukoudian di Beijing.
• Tanggal 26 Desember 1999: Ketika
Masyarakat Eropa dan media seluruhnya berkonsentrasi pada
aktifitas liburan Natal, Pengadilan Negeri Pertama tingkat-menengah
mengumumkan bahwa mantan anggota Asosiasi Riset Falun Dafa
termasuk Li Chang, Wang Zhiwen, Ji Liewu, dn Yao Jie, bersalah
atas “Menghalangi Keadilan dengan Latihan Aliran Sesat”
dan menghukum mereka hingga 18, 16, 12 dan 7 tahun penjara
secara berurutan. Pada hari yang sama, ribuan praktisi Falun
Gong pergi ke ruang persidangan memohon diijinkan untuk mendengarkan
proses persidangan dan mereka ditangkap.
• Tanggal 5 Januari 2000: AFP melaporkan
bahwa Kaki Tangan intelijen China di luar negri telah mengumpulkan
sebuah daftar hitam lebih dari 1000 praktisi Falun Gong di
luar negeri.
• Tanggal 19 Januari 2000: Mr. Li Hongzhi
menerbitkan foto dirinya untuk pertama kalinya di Minghui.org.
Anotasi dibaca: “Master Li secara diam-diam mengawasi
para murid dan manusia di dunia dari pertengahan pengunungan
setelah meninggalkan pertemuan New York tanggal 20 Juli 1999.”
Mr. Li Hongzhi juga, untuk pertama kalinya, secara umum menerbitkan
sebuah berita penting kepada para pengikutnya setelah penganiayaan
secara luas dimulai pada tanggal 20 Juli 1999. Hal ini menandai
awal dari seluruh Artikel/Ceramah diterbitkan di Minghui.org
dalam waktu periode khusus ini. Foto ini kemudian dimasukkan
dalam Essentials for Further Advancement II, dan anotasi tersebut
dirubah menjadi, “Master Li secara diam-diam mengawasi
dunia dari pertengahan pengunungan setelah meninggalkan pertemuan
New York pada tanggal 20 Juli 1999.”
• Tanggal 23 Maret 2000: Amnesty Internasional
di Hong Kong secara keras mengutuk tekanan China terhadap
gerakan spritual di China, temasuk Falun Gong.
• Tanggal 25 April 2000: Minghui.org
menerbitkan terjemahan dari The Wall Street Jurnal: “Berlatih
Falun Gong adalah sebuah hak, Ms. Chen mengatakan, tergantung
hari terakhirnya.” Artikel yang aslinya diterbitkan
pada tanggal 20 April 2000 di The Wall Street Journal oleh
Ian Johnson, seorang anggota wartawan. Ap dan Reuters melaporkan
bahwa Ian Johnson memenangkan The Pulitzer Price atas laporannya
mengenai kasus Falun Gong.
• Tanggal 17 Pebruari 2000, seorang
praktisi Falun Dafa yang berusia 59 tahun, Ms. Chen Zixiu,
dari Xujiaxiaozhuang, Beiguan, Bagian Weicheng, Kota Weifang,
Propinsi Shandong ditangkap ke tempat penampungan sementara
“Transformasi Falun Gong/Pusat Penahanan” –
Cabang Administrasi Tetangga Chengguan, dibangun oleh pemerintahan
bagian Weicheng. Polisi menyiksa dia dengan usaha agar dia
menyerah terhadap latihannya.
• Pada pagi hari tanggal 21 Februari,
Ms. Chen Zixiu dipukul hingga meninggal oleh polisi di Transformasi
Falun Gong/Pusat Penahanan.” Tubuhnya dikirim ke Rumah
Sakit Kota oleh Administrasi Tetangga Chengguan.
• Tanggal 29 Februari 2000 kasus Ms.
Chen Zixiu diekspos di Minghui.org dan The Wall Street Journal.
Tulisan ini menimbulkan perhatian yang luas atas kematiannya
di komunitas Internasional.
• Tanggal 16 April 2001, Ian Johnson
memenangkan The Pulitzer Prize 2001 untuk atas laporan Internasional.
Editor Manager The Wall Street Journal, Paul E. Steiger, mengkomentari
bahwa laporan Johnson adalah “Sebuah Contoh Keberanian
dan Kebulatan Tekad yang kuar biasa, untuk mendapatkan sebuah
cerita dengan berhadapan dengan tekanan yang kuat dari polisi
yang menentang pemberitaan tersebut, digabungkan dengan cara
menulis yang sangat sensitif dan sangat kuat.” AP
• Bulan Mei 2000: Praktisi Falun Gong
meluncurkan sebuah web site baru, XinSheng.net, sebelumnya
bernama Buhuo.net.
• Tanggal 22 Mei 2000: Mr. Li Hongzhi
mempublikasikan puisinya yang pertama sejak penganiayaan dimulai,
“Mengenal Hati Nurani,” ditulis pada tanggal 12
Oktober 1999, yang mana menggerakan hati para praktisi diseluruh
dunia.
• Tanggal 15 Juni 2000: Clearwisdom.net
menerbitkan tulisan yang bertajuk rencana “Sebuah Artikel
Baru Asli yang Kedua dari Master Li sejak 22 Juli 1999 akan
diterbitkan dalam beberapa hari” untuk mendiskusikan
pemalsuan artikel yang beredar pada saat itu. Ini adalah untuk
yang pertama kalinya bahwa dalam menerbitkan sebuah artikel
baru diumumkan sebelumnya. Website tersebut juga memasang
ajaran Mr. Li Hongzhi, “Praktisi harus memperhatikan
tindak tanduk Minghui Net pada segala hal yang penting.”
Kata-kata aslinya adalah, “Bukanlah bahwa Minghui Net
tidak bisa berbuat kekeliruan, bagaimanapun, terhadap hal-hal
penting, praktisi harus memperhatikan tindak tanduk Minghui
Net. Tujuan dari memasang foto saya dan artikel “Mengenal
hati nurani” pada Minghui Net adalah untuk membangun
sebuah website yang bisa dipercaya untuk para praktisi.
• Tanggal 16 Juni 1999: Mr. Li Hongzhi
menerbitkan “Menuju Kesempurnaan” di Minghui.org
bahasa Mandarin, menekankan bahwa kultivator harus melepaskan
“Keterikatan Mendasar” mereka.
• Tanggal 26 Juni 2000: Deklarasi Khidmat
Pertama mengatakan bahwa “Seluruh pernyataan tertulis
yang ditanda tangani dibawah tekanan dari penganiayaan menyetujui
untuk menghentikan kultivasi Falun Gong adalah batal dan kosong”
diterbitkan di Minghui.org.
• Tanggal 29 Juni 2000: Mr. Li Hongzhi
menerbitkan “Dalam Referensi menuju sebuah Ramalan”
di Minghui.org.
• Tanggal 2 Juli 2000: Mr. Li Hongzhi
menerbitkan “Menggunakan dengan Kehendak” di Minghui.org.
• Tanggal 5 Juli 2000: Mr. Li Hongzhi
menerbitkan “Mengusir Gangguan” di Minghui.org.
• Pada bulan Juli 2000: Adrienne Clarkson,
Gubernur Jendral dari Kanada, menulis sebuah surat dukungan
terhadap Hari Falun Dafa.
• Tanggal 14 Juli 2000: Dewan Pengurus
Buletin Falun Dafa menerbitkan artikel “Terhadap hal
penting, Praktisi Harus Memperhatikan Sikap Minghui Net,”
yang mana menyerukan kepada seluruh praktisi Falun Dafa untuk
sesegera mungkin mengerti dan secara luas menyebarkan materi
pada Minghui Net.
• Tanggal 18 Juli 2000: Editor Minghui
menerbitkan artikel “Guru kami yang Welas Asih dan Mulia,”
mengungkapkan kebenaran sejati dibalik bagaimana praktisi
dan manusia di dunia melalui bencana pada tahun 2000, dan
mendorong para praktisi gigih maju dalam perang bersejarah
ini antara baik dan jahat, dan dalam kultivasi periode pelurusan-Fa.
• Pada bulan Agustus 2000: Herb Gray,
Wakil Perdana Menteri, Sheila Copps, Menteri Kebudayaan Kanada,
A. Anne McLellan, Menteri Peradilan dan Ketua Advokat Kanada,
dan banyak pejabat pemerintahan Kanada lainnya menulis surat
sejumlah 70 lembar untuk memberikan ucapan selamat kepada
Hari Falun Dafa di Kanada.
• Pada bulan Agustus 2000: Pusat Informasi
Falun Dafa (Bahasa Inggris) didirikan di Amerika Serikat,
dijalankan oleh sukarelawan Falun Dafa.
• Tanggal 29 Agustus 2000: Praktisi
Falun Gong Zhu Keming dari Hong Kong dan praktisi Falun Gong
Wang Jie dari Beijing menuntut sebuah perkara hukum pada Pengadilan
Tinggi di China terhadap Jiang Zemin, Zeng Qinghong, dan Luo
Gan atas pelanggaran Konstitusi di China dan menganiaya Falun
Gong. Dalam perkara hukum tersebut, mereka juga membuat enam
permintaan, termasuk menarik kembali surat penangkapan terhadap
Mr. Li Hongzhi, menarik kembali “Enam Larangan”
dari Kementerian Keamanan Umum, melepaskan praktisi Falun
Gong yang ditahan secara tidak sah, dan mengajukan Jiang,
Zen dan Luo ke pengadilan.
Dalam memberikan reaksi terhadap perkara
hukum mereka terhadap Jiang, praktisi Falun Dafa Zhu Keming
dan Wang Jie ditangkap di Beijing. Hal ini menandai pertama
kalinya praktisi Falun Dafa mengajukan tuntutan sebuah perkara
hukum terhadap Jiang, sementara penuntut secara tidak sah
di hukum.
• Tanggal 26 September 2000: Editor
Minghui menerbitkan “Mengajar Serius – Direkam
dari sebuah pembicaraan yang terbaru oleh Guru.” Mr.
Li Hongzhi memberikan pengarahan yang serius kepada para murid
Nya dalam hal mencapai kesempurnaan dalam kultivasi periode
pelurusan-Fa, termasuk bagaimana untuk meningkatkan pengertian
berdasarkan Fa, banyak situasi diantara sesama praktisi, dan
banyak lagi.
• Tanggal 8 Oktober 2000: Radio Falun
Dafa Sedunia, sebuah stasiun radio yang didirikan oleh sukarelawan
praktisi Falun Gong, mulai disiarkan dari San Francisco, Amerika
Serikat.
• Pada bulan Oktober 2000: Dalam upaya
untuk memaksa praktisi Falun Gong yang ditahan untuk meninggalkan
kepercayaan mereka terhadap Falun Gong, Kamp Kerja Paksa Masanjia
di Shenyang, Propinsi Liaoning menelanjangi praktisi wanita
Falun Gong hingga telanjang bulat dan melemparkan mereka kedalam
sel para kriminal pria.
• Pada bulan Oktober 2000: Lebih dari
30 Wakil Rakyat dan Profesor perguruan tinggi di Amerika Serikat
dan Inggris menominasikan Mr. Li Hongzhi dan para pengikut
Dafa nya sebagai kandidat untuk Penghargaan Nobel Perdamaian.
• Tanggal 21 Oktober 2000: Lebih dari
800 praktisi Falun Gong mengadakan sebuah Konfrensi Saling
Berbagi Pengalaman di San Francisco, Amerika Serikat. Mr.
Li Hongzhi muncul pada konfrensi tersebut untuk pertama kalinya
sejak penganiayaan dimulai dan memberikan sebuah ceramah Fa.
Ceramahnya dipublikasikan dalam buku pedoman Penuntun Perjalanan.
• Tanggal 28 Oktober 2000: Praktisi
Falun Gong memproduksi program FGM TV dan menyiarkannya melalui
satelit dan TV kabel di Amerika Utara. Program TV ini dapat
dilihat di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.
• Tanggal 2 Nopember 2000: Pengadilan
Negeri di China menghukum Liang Jiantian penjara seumur hidup
dan Liu Jinsong 20 tahun penjara karena mencetak dan menjual
buku-buku Falun Gong.
• Tanggal 19 Nopember 2000: Praktisi
Falun Dafa diluar China mendirikan Website Zhengjian.org.
Website tersebut secara resmi didirikan oleh para praktisi
dari Massachusetts Institute of Technology dan Washington
DC. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan materi-materi pada
peradaban pra-sejarah dan ilmu pengetahuan.
• Tanggal 24 Nopember 2000: Editor
Minghui menerbitkan “Tentang Keterbiusan Jiwa,”
mempublikasikan ajaran Mr. Li Hongzhi tentang hal tersebut.
Dia “tidak mempercayai bahwa Keterbiusan Jiwa dapat
menjalankan peran tersebut. Diluar dari bentuk ketakutan diri
mereka sendiri, sebagian dari murid kita menggunakan hal ini
sebagai suatu alasan untuk tidak melewati ujian yang seharusnya
mereka lewati. Jika Keterbiusan Jiwa benar-benar dapat memainkan
peran tersebut dan jika [murid] telah melakukan kesalahan
yang sangat serius dibawah pengaruh dari obat-obatan, mereka
seharusnya bekerja lebih giat dan keras untuk memberitahukan
orang lain tentang kebenaran untuk menebus kekalahannya.”
• Bulan Nopember 2000: Teman-teman
Falun Gong, juga dikenal sebagai, “Warga Negara Amerika
Serikat Yang Mendukung Praktisi Falun Gong Bebas Untuk Memiliki
Kepercayaan,” didirikan.
• Tanggal 19 Nopember 2000: “Warga
Negara Australia Yang Mendukung Praktisi Falun Gong Bebas
Memiliki Kepercayaan,” a.k.a. “Teman-teman Falun
Gong” didirikan.
• Tanggal 1 Desember 2000: Minghui.org
menerbitkan artikel Guru Li “Memusnahkan Kejahatan,”
yang mana dia mengatakan: “Jangan percaya terhadap desas-desus
tentang kepergian saya ke Beijing. Jika saya melakukan sesuatu
didepan umum atau menerbitkan kitab suci 1, hal tersebut pasti
akan dipublikasikan pada website Clearwisdom (Minghui). “Kitab
Suci” yang tidak dipublikasikan di Website Clearwisdom
pasti adalah palsu. Keseluruhan dari mereka yang mengedarkan
“kitab suci” seperti itu harus memeriksa darimana
kitab suci yang palsu tersebut berasal dan beberkanlah kejahatan.”
• Tanggal 19 Desember 2000: Konfrensi
Saling Berbagi Pengalaman Falun Dafa di Great Lake Amerika
Utara diadakan di Ann Harbor, Michigan. Mr. Li Hongzhi muncul
dalam konfrensi tersebut dan memberikan sebuah ceramah Fa.
Pidatonya dikumpulkan dalam Pedoman Untuk Perjalanan.
• Tanggal 23 Desember 2000: 3000 praktisi
Falun Gong dari 18 negara dan wilayah mengadakan sebuah Konfrensi
Saling Berbagi Pengalaman di Taipei, Taiwan. Acara ini merupakan
yang pertama kalinya bahwa sebuah Konfrensi Saling Berbagi
Pengalaman dalam berkultivasi tingkat Internasional diadakan
di Taiwan. Wakil Presiden Taiwan Lu Xianlian berpidato dalam
acara konfrensi tersebut.
• Tanggal 1 Januari 2001: Artikel Mr.
Li Hongzhi “Diluar batas Kesabaran” diterbitkan
di Minghui.org.
• Tanggal 1 Januari 2001: Sedikitnya
700 praktisi Falun Gong di China pergi ke Lapangan Tiananmen
untuk menuntut keadilan atas hak asasi untuk berlatih Falun
Gong. Polisi menangkap satu praktisi setiap dua menit.
• Tanggal 10 Januari 2001: Professor
Zhang Kunlun dihukum tiga tahun penjara. Melalui intervensi
dari pihak pemerintahan Kanada, Professor Zhang dibebaskan.
Hal ini merupakan kasus pembebasan pertama kali yang berhasil
dilakukan oleh Komunitas Internasional.
• Bulan Januari 2001: “Teman-teman
Falun Gong, Kanada” didirikan.
• Tanggal 4 Januari 2001: fawanghuihui.org
didirikan untuk mengumpulkan dan menyusun berbagai kasus penganiayaan
terhadap Falun Gong dan nama-nama pelaku penganiayaan.
• Tanggal 6 Januari 2001: Sekolah Minghui
yang pertama didirikan di Washington D.C. Kemudian, Sekolah
Minghui didirikan di banyak kota di seluruh dunia, termasuk:
Sidney, Australia, Melbourne, Australia, Toronto, Kanada,
Vancouver, Ottawa, banyak kota di Taiwan dan Thailand; Tokyo,
Japan; Soul, Korea Selatan; Kota New York, New Jersey, Atlanta,
Houston, Minnesota, Colorado, Chicago, dan yang lainnya di
Amerika Serikat.
• Tanggal 23 Januari 2001: Kejadian
Insiden Pembakaran-Diri di Lapangan Tiananmen terjadi. Agen
Berita Xinhua, media resmi dari rejim Jiang, menyiarkan berita
tersebut satu jam setelah kejadian tersebut terjadi, menyatakan
bahwa lima praktisi Falun Gong telah membakar diri mereka
sendiri. Kemudian mereka mengubah jumlah orang yang membakar
diri sendiri tersebut dari lima menjadi tujuh orang. Pada
hari yang sama, Minghui.org menerbitkan keterangan yang dikeluarkan
oleh Pusat Informasi Falun Dafa: “Sandiwara Tindakan
Pembakaran-Diri di China; Berita Xinhua memfitnah Falun Gong
dengan fitnah kebohongan,” meminta kepada pihak ketiga
untuk melakukan investigasi yang berdiri sendiri untuk membuka
tabir fakta kebenaran.
• Tanggal 4 Pebruari 2001: The Washington
Post menerbitkan sebuah artikel yang berjudul “Misteri
Pembakaran diri Manusia di China, tujuan dari pembakaran diri
tersebut meningkatkan perselisihan terhadap Falun Gong.”
Didalam artikel tersebut dicatat bahwa tidak seorangpun pernah
melihat salah satu dari korban, Liu Chunling, berlatih Falun
Gong.
• Tanggal 15 Pebruari 2001: Dewan Kotapraja
Eropa mengeluarkan sebuah resolusi untuk mendukung kebebasan
memiliki kepercayaan dan agama di China. Resolusi tersebut
menunjukkan bahwa, sehubungan dengan penganiayaan Pemerintahan
China terhadap Falun Gong selama dua tahun, lebih dari 50.000
praktisi telah ditangkap dan lebih dari 25.000 orang telah
dipenjarakan, dikirim ke kamp kerja paksa, atau dijebloskan
di rumah sakit jiwa dan sedikitnya 137 orang disiksa hingga
meninggal. Resolusi tersebut menyerukan kepada pemerintahan
China untuk melepaskan semua orang yang tidak bersalah yang
telah ditahan karena berlatih latihan yang damai yang secara
Internasional dikenal sebagai hak untuk bebas memiliki kepercayaan
dan agama.
• Tanggal 14 Maret 2001: Mr. Li Hongzhi
memenangkan Penghargaan International Religious Freedom Award
yang dikeluarkan oleh Organisasi Hak Asasi Manusia Freedom
House Amerika Serikat.
• Tanggal 27 April 2001: Buku-buku
Falun Dafa dipamerkan di Pameran Buku Internasional tahunan
di Geneva, Switzerland.
• Tanggal 19 Mei 2001: Mr. Li Hongzhi
menerbitkan “Keagungan para Murid” di Minghui.org.
Ribuan dari praktisi Falun Gong mengadakan sebuah Konfrensi
Saling Berbagi Pengalaman Fa di Ottawa, Kanada. Mr. Li Hongzhi
hadir pada konfrensi Fa tersebut dan memberikan sebuah ceramah
Fa, yang mana kemudian dipublikasikan dalam Pedoman untuk
Perjalanan. Ini merupakan untuk yang pertama kali bahwa Mr.
Li Hongzhi mengajarkan para muridnya tentang “Mengirimkan
Pikiran Lurus.”
• Tanggal 24 Mei 2001: Asia Week menominasikan
Mr. Li Hongzhi sebagai orang pertama diantara 50 orang paling
berpengaruh di Asia.
• Tanggal 27 Mei 2001: Editor Minghui
untuk pertama kalinya mengeluarkan sebuah pengumuman untuk
seluruh praktisi diseluruh dunia untuk mengirimkan pikiran
lurus pada saat yang bersamaan secara serentak.
• Tanggal 30 Mei 2001: Amnesti Internasional
mengumumkan Jiang Zemin sebagai salah satu dari “Penjahat
Hak Asasi Manusia” pada tahun 2000.
• Tanggal 4 Juni 2001, Pengadilan Tertinggi
China dan Advokat Tertinggi China menerbitkan “Penjelasan
Tentang Masalah Legal Dalam Aplikasi Kejahatan Hukum yang
Berhubungan dengan Organisasi dan Mengatasnamakan Sekte”
karena praktisi membagikan materi menjelaskan fakta mengenai
Falun Gong kepada masyarakat umum dalam jumlah yang besar.
Didalam artikel tersebut, disebutkan bahwa siapa saja yang
membagikan brosur, DVD, VCD, atau CD dapat dikategorikan melakukan
kejahatan “Menghasut Mengacaukan Negara” atau
“Menggulingkan Pemerintahan.”
• Tanggal 10 Juni 2001, Kelompok Editor
dari Clearwisdom.net (Versi Bahasa Inggris dari minghui.net)
menerbitkan sebuah catatan untuk seluruh praktisi Falun Gong
mengenai tiga kali waktu yang ditentukan dalam satu hari untuk
mengirimkan pikiran lurus secara bersamaan.
• Tanggal 15 Juni 2001, lebih dari
600 praktisi Falun Gong dari sekitar 23 negara berkumpul di
Gothenburg sewaktu Periode Konfrensi Tingkat Tinggi Uni Eropa.
Mereka mengatur sebuah parade pawai untuk mengelilingi kota
dan mengadakan konfrensi pers. Mereka mengambil inisiatif
“Rencana Penyelamatan SOS Sedunia” untuk menuntut
keadilan kepada komunitas Internasional agar menolong dalam
menghentikan penganiayaan yang brutal terhadap praktisi Falun
Gong di China.
• Tanggal 20 Juni 2001, “Kekejaman
Kamp Kerja Paksa Wanjia” terjadi. Kamp Kerja Paksa Wanjia
terletak di Kota Harbin, Propinsi Heilongjiang, China. Tragedi
tersebut melibatkan praktisi Falun Gong Li Xiuqing, Zhang
Yulan, dan Zhao Yayun yang meninggal akibat penganiayaan,
8 praktisi secara rahasia dikirim ke rumah sakit dalam keadaan
koma, dan empat praktisi wanita dipindahkan ke kelompok pria
untuk diisolasi. Berdasarkan dari informasi yang begitu ketat
yang berasal dari kamp kerja paksa, orang luar berpikir seluruh
15 praktisi Falun Gong telah dianiaya hingga meninggal.
• Awal bulan Juli 2001, Praktisi Falun
Gong di Amerika Serikat, Eropa, Australia, dan beberapa negara
Asia lainnya mulai melaksanakan “SOS, Menolong Praktisi
Falun Gong yang Dianiaya di China” aktivitasnya adalah
berkeliling dari satu negara ke negara lain dengan berjalan
kaki, dengan sepeda atau dengan mobil.
• Tanggal 5 Juli 2001, Kotapraja Negara
Bagian Amerika Serikat menerbitkan sebuah buletin yang berjudul
“Falun Gong di China”. Buletin tersebut menyerukan
China untuk melepaskan praktisi Falun Gong yang ditahan.
• Tanggal 17 Juli 20001, praktisi Falun
Gong Peng Liang dari Kota Wuhan menggugat Zhao Zhifei di sebuah
pengadilan Amerika Serikat. Saudara Peng yang bernama Peng
Ming dan Ibunya Li Xiuying dianiaya hingga meninggal di China.
Zhao Zhifei adalah pimpinan Departemen Keamanan Umum di Propinsi
Hubei, dan merupakan pimpinan utama dari “Kantor 610”
di Propinsi Hubei. Pada akhir bulan Agustus 2001, banyak praktisi
yang menolong Peng Liang ditangkap. Situasi Peng Liang saat
ini tidak diketahui.
• Tanggal 20 Juli 2001, Masyarakat
Hak Asasi Manusia Internasional menerbitkan sebuah pengumuman
yang menuntut untuk mengakhiri penganiayaan dan pembunuhan
terhadap praktisi Falun Gong.
• Tanggal 21 Juli 2001, sekitar 4000
praktisi Falun Gong dari sekitar 30 negara berkumpul di Kennedy
Centre di Washington D.C. untuk sebuah Konfrensi Saling Berbagi
Pengalaman. Mr. Li Hongzhi memberikan ceramah pada konfrensi
tersebut. Ceramahnya kemudian dipublikasikan dalam buku Pedoman
untuk Perjalanan…
• Pada akhir bulan Juli 2001, lebih
dari 130 praktisi Falun Gong yang ditahan di Kamp Kerja Paksa
Masanjia melakukan aksi mogok makan secara bersama untuk memprotes
perpanjangan waktu penahanan yang illegal terhadap praktisi
yang masa tahanannya sudah berakhir.
• Pada bulan Agustus 2001, untuk mendukung
sesama praktisi yang ditahan di Kamp Kerja Paksa Masanjia,
praktisi Falun Gong diseluruh dunia mengadakan sebuah aksi
duduk atau melakukan mogok makan di depan Kedutaan atau Konsulat
China diberbagai negara. Diantara mereka, praktisi di Vancouver,
Kanada melakukan sebuah protes yang diperpanjang hingga 24
jam per hari selama 21 bulan dan aksi tersebut tidak berakhir
hingga bulan Mei 2003.
• Pada bulan Agustus 2001, Percetakan
Bunga Teratai Keemasan (Jin-Lian-Hua) menerbitkan “Langit
dan Bumi keduanya Berputar Terhadap Falun Dafa” yang
mana diedit oleh Asosiasi Falun Dafa Amerika Utara. Buku tersebut
mengoleksi lebih dari 600 penghargaan kepada Falun Dafa oleh
pejabat pemerintahan dan organisasi non-pemerintah di Amerika
Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru, China, Rusia, Jepang
dan daerah lainnya.
• Tanggal 14 Agustus 2001, pada Pertemuan
Komite yang Berhubungan Dengan Hak Asasi Manusia tentang Promosi
dan Perlindungan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang ke 53, Organisasi
Pendidikan PBB membuat suatu pernyataan untuk menunjukkan
bahwa “Kejadian Pembakaran-Diri di Lapangan Tianamen”
adalah dirancang oleh Pemerintahan China dengan tujuan utama
untuk memfitnah Falun Gong. Organisasi Pendidikan PBB mengutuk
rejim Jiang Zemin dengan sebutan “Terorisme Nasional”
dalam hal penganiayaan terhadap Falun Gong.
• Tanggal 9 September 2001, website
Yuanming.net, yang mana merubah namannya menjadi European
Yuanming.net, telah berdiri dan dijalankan setelah lebih dari
satu tahun tidak beroperasi.
• Tanggal 13 September 2001, Mr. Li
Hongzhi, pendiri Falun Gong, dinominasikan untuk menerima
penghargaan European Parliament’s Sakharov Prize untuk
kebebasan berpikir.
• Akhir bulan Oktober 2001, Perdana
Menteri Kanada Jan Chrietien mengangkat permasalahan Falun
Gong secara langsung terhadap Jiang Zemin pada APEC yang diadakan
di Shanghai.
• Tanggal 27 September 2001, menurut
laporan Clearwisdom.net (www.minghui.ca), dalam waktu empat
bulan ( dari bulan Mei hingga Agustus 2001), sebuah statistik
yang belum lengkap menunjukkan bahwa lebih dari 120 pejabat
pemerintahan dan petugas polisi secara tiba-tiba meninggal
dan 325 diantara mereka menderita musibah kecelakaan atau
kecelakaan mobil; yang mana hal tersebut dipercaya sebagai
hukum karma atas penganiayaan mereka terhadap praktisi Falun
Gong..
Website Minghui menerbitkan sebuah artikel
berjudul, “Menggunakan Waktu Sebaik Mungkin Untuk Menjelaskan
Fakta Kepada Orang dari Negara China yang berharga”
yang mana menyatakan, “Umat manusia yang ada sekarang
ini adalah terbentuk dari tragedi yang tidak terhitung tetapi
cerita sejarah yang agung sangat sedikit yang diketahui oleh
manusia. Pada masa jauh sebelumnya, dalam cakrawala yang sangat
besar ini, Tuhan dan Raja dari sistem alam semesta pada tingkatan
yang berbeda -- karena perasaan welas asih terhadap mahluk
hidup dan didalam upaya untuk mendapatkan Fa pada saat ini
ketika Fa meluruskan alam semesta dan oleh karena itu menyelamatkan
mahluk yang mereka wakili -- sepenuhnya mengalami penderitaan
dari sejarah dan menahan pencemaran dan ketidak-hormatan dengan
turun ke dunia manusia. Pada saat memasuki tiga alam mereka
menjadi tersesat di dunia manusia, dan dengan lelah menderita
penganiayaan dari mahluk tingkat-rendah didalam tiga alam,
dan untuk bertahan hidup, mereka juga menciptakan sejumlah
karma yang tidak terhitung. Banyak diantaranya adalah dewa
tingkat tinggi, makhluk suci dan Raja Fa yang suci yang melawan
bahaya didalam tiga alam dan dunia manusia, berharap untuk
mendapatkan Fa.”
Artikel tersebut menyerukan kepada seluruh
praktisi Dafa untuk, “Menggunakan waktu sebaik mungkin,
dan melalui setiap kesempatan pada berbagai tingkat, menggunakan
setiap cara yang effektif untuk secara mendalam dan dengan
sangat cermat mengklarifikasi fakta kepada orang China dan
menolong orang China untuk mengerti Dafa dalam sebuah cara
yang positif.” “Pada saat yang sama, adalah sangat
penting untuk melakukan seluruh hal ini dengan baik secara
rasional dan bijaksana menggunakan cara yang dapat dengan
mudah dimengerti dan diterima oleh orang lain.”
Artikel ini menandai dimulainya usaha secara
mendunia untuk mengklarifikasi fakta dari Dafa kepada semua
manusia, khususnya orang China.
• Tanggal 20 Nopember 2001, 36 praktisi
Falun Gong (seluruhnya orang barat) dari 12 negara berkumpul
di Lapangan Tiananmen untuk memprotes penganiayaan terhadap
Falun Gong dengan mengibarkan sebuah bendera yang tertulis
“Truthfulness-Compassion-Tolerance.” Mereka dideportasi
pada hari berikutnya dan dilarang untuk memasuki China selama
lima tahun.
• Pada awal tahun 2002, website “Taiwan
Fang Guang Ming” didirikan. Pada tanggal 2 Pebruari
2002, website tersebut mempublikasikan program TV yang pertama
yang berjudul, “Falun Dafa in Taiwan (edisi yang telah
diperbaharui).
• Website Minghui melaporkan pada tanggal
7 Maret 2002 bahwa dua program TV Falun Gong, termasuk “Falun
Dafa Diseluruh dunia” dan “Pembakaran-Diri Sendiri
atau Panggung Pertunjukan,” disiarkan pada delapan chanel
TV Kabel di Kota Changchun, Propinsi Jilin. Masa penyiaran
berlangsung selama 40 hingga 50 menit tanpa selingan. Laporan
tersebut menyatakan bahwa sektiar jam 8 malam pada tanggal
5 Maret, beberapa ratus ribu yang menyewa chanel kabel di
Kota Chang Chun sedang menyaksikan program TV, dan kemudian
secara tiba-tiba delapan channel berubah ke acara dokumenter
yang menunjukkan kebenaran fakta dari Falun Gong. Pendiri
Falun Gong dan pemandangan para praktisi secara bersama berlatih
di seluruh dunia muncul untuk banyak penonton televisi di
China.
Setelah kejadian tersebut, Jiang Zemin secara
rahasia memerintahkan untuk “Membunuh tanpa mengenal
ampun”. Dalam masa periode dari tanggal 6 hingga 9 Maret,
lebih dari seratus praktisi Falun Dafa di Changchun diculik
atau ditahan.
• Tanggal 8 Maret, Mr. Li Hongzhi menerbitkan
artikel “Melihat Sesuatu dengan Pikiran Lurus”
di Minghui.org. Dia mengatakan “Sekarang ini, para murid
Dafa di Daratan China menggunakan televisi untuk memberitahukan
masyarakat tentang kebenaran adalah membeberkan penganiayaan
yang jahat, adalah menyelamatkan umat manusia yang jalan pikirannya
telah diracuni oleh kebohongan yang dilakukan oleh iblis,
dan adalah sebuah tindakan agung dari welas asih.
Minghui.org melaporkan pada tanggal 30 Maret
bahwa polisi dari Propinsi Jilin mengadakan penggerebekan
secara besar-besaran dibawah perintah langsung dari Jiang
Zemin. Dilaporkan bahwa dalam periode dari tanggal 5 hingga
24 Maret, polisi menangkap lebih dari 5000 praktisi Falun
Gong di Changchun. Setidaknya 8 orang dianiaya hingga meninggal,
dan kebanyakan secara rahasia dikremasikan oleh polisi. Diantaranya
yang kita ketahui adalah:
1. Ms. Shen Jianli, seorang guru matematika
terapan yang berumur 34 tahun dan juga seorang guru di Universitas
Jilin. Dia ditangkap pada tanggal 6 Maret, dan dianiaya hingga
meninggal oleh polisi setempat pada akhir bulan April 2002;
suaminya Zheng Weidong juga adalah seorang praktisi Falun
Gong dan masih dalam keadaan ditahan. Anak perempuan mereka
yang berumur 4 tahun diasuh oleh seorang teman.
2. Pada malam hari tanggal 11Maret, Liu Haibo
berumur 34 tahun dibawa dari rumahnya ke Sub-Biro Daerah Keamanan
Umum Kuancheng di kota Changchun. Polisi menganiaya dan menginterogasi
dia selama semalam penuh, sampai mereka menemukan bahwa dia
berada dalam keadaan kritis setelah jam 1.00 pagi hari berikutnya.
Liu Haibo dikirim ke sebuah Pusat Darurat, tetapi dia meninggal.
3. Pada tanggal 16 Maret, seorang praktisi
Falun Gong pria (lebih dari 30 tahun, seorang pegawai bank
komersial) dianiaya hingga meninggal oleh seorang Pasukan
Kriminal dari Sub-Biro Daerah Keamanan Umum Jincheng di Kota
Changchun.
4. Pada tanggal 18 Maret, Liu Yi (Pria, 34
tahun, tinggal di jalan Qingnian, Daerah Luyuan di Kota Changchun)
dia juga dipukul hingga meninggal didalam kantor Pasukan Kriminal
di Sub-Biro Keamanan Umum Luyuan, karena dia menolak penganiayaan
yang kejam. Polisi mengawasi anggota keluarganya selama 24
jam sehari, dan secara ketat memblokir informasi.
5. Pada tanggal 20 Maret, Ms. Li Shuqin berumur
54 tahun diculik oleh petugas polisi setempat Changjiu, dan
dianiaya hingga meninggal di Pusat Penahanan No. 3 Changchun.
6. Hou Mikai digerebek oleh “Kantor
610” atas hadiah sebesar 50.000 Yuan dan sebuah promosi
jabatan dari dua tingkat di posisi pemerintahan. Dia ditangkap
pada tanggal 21 Agustus, dan dipukul hingga meninggal dalam
dua hari. Tubuhnya secara rahasia dikremasikan pada tanggal
23 Agustus.
7. Ms. Li Rong dianiaya hingga meninggal
dalam periode waktu yang sangat singkat antara akhir bulan
Maret dan awal bulan April.
8. Pada Bulan September 2002, 15 praktisi
lainnya yang ikut berpartisipasi pada siaran Video pada tanggal
5 Maret di Kota Changchun dihukum dari 4 hingga 20 tahun penjara.
Mr. Liu Chengjun, salah seorang yang terutama berpartisipasi
dalam penyiaran Video tersebut meninggal pada tanggal 26 Desember
2003 setelah menderita penganiayaan didalam penjara selama
satu tahun sembilan bulan.
• Tanggal 30 Maret 2002: Surat Kabar
“Guangzhou Daily”, sebuah surat kabar milik Petugas
Komite Partai di Kota Guangzhou, mempublikasikan dua sajak
yang dibuat oleh Mr. Li Hongzhi. Setelah itu redaktur yang
bertugas ditahan.
• Tanggal 8 Mei 2002, Redaktur Minghui
mengirimkan sebuah pengumuman meminta praktisi diseluruh dunia
untuk mulai mengirimkan pikiran lurus empat kali setiap hari
pada pukul 6 dan 12 di pagi dan malam hari waktu Beijing.
• Tanggal 12 Mei 2002, Stasiun televisi
setempat, “Siaran Televisi Satelit Milik Seluruh Warga,”
yang meliputi sepuluh propinsi termasuk pedalaman Mongolia,
Yunnan, Sichuan, Guizhou, Chongqing, Henan, Qinghai, Shanxi,
dan Gansu, memancarkan kembali “Penyiaran Berita”
CCTV. Selama acara tersebut, yang menyerang Falun Gong, tiba-tiba
siaran tersebut berhenti selama 3 menit hingga acara berakhir.
• Tanggal 14 Mei 2002, Paulus Johannes
II bertemu dengan seorang praktisi Falun Gong, dan menawarkan
sebuah berkah bagi Falun Dafa diseluruh dunia.
• Bulan Juni 2002: Jiang Zemin mengunjungi
Iceland. Lebih dari 70 praktisi Falun Gong, yang berencana
untuk memprotes penganiayaan terhadap Falun Gong di Iceland
dihentikan di perbatasan Iceland, karena nama mereka ada dalam
daftar hitam yang diberikan oleh rejim Jiang. Morgunbladid,
Surat kabar harian terbesar di Iceland, menerbitkan satu halaman
penuh dalam bahasa Mandarin, Inggris dan Bahasa Iceland meminta
maaf kepada anggota Falun Gong dan Pengunjung asing dari keturunan
Asia. Lebih dari 450 orang Iceland dalam seluruh latar belakang
kehidupan—dari anggota kongres hingga penyair, dari
pegawai kantoran hingga murid-- menanda-tangani deklarasi
tersebut. Hampir 3000 orang Iceland berinisiatif mengadakan
sebuah parade, memprotes penganiayaan China terhadap Falun
Gong dan larangan pemerintahan Iceland terhadap praktisi Falun
Gong untuk memasuki Iceland.
• Tanggal 17 Juli 2002: Praktisi Falun
Gong dari Australia meluncurkan website Falun Dafa yang lain,
Guang Ming, di http://www.xinguangming.org.
• Tanggal 16 Agustus 2002: Talentvision,
sebuah stasiun TV yang berbahasa mandarin, telah mengudarakan
program baru dari Daratan China yang memfitnah Falun Gong.
Setelah menerima keluhan, Dewan Penyiaran Standar Kanada (CBSC)
menemukan bahwa berita yang berhubungan dengan pembunuhan
yang dilakukan di Daratan China adalah tidak adil dan tidak
sesuai dalam metodenya dari hubungan dalam pembunuhan terhadap
Falun Gong. Keputusan CBSC menyatakan bahwa Talentvision melanggar
empat artikel dari Kode Etik dan Kode Penganiayaan oleh Asosiasi
Dewan Penyiar dan Radio dan Asosiasi Direktur Kode Etik Berita
Televisi (Jurnalistik). Mo Ruoxiang, presiden dari Talentvision,
mengatakan bahwa dia akan menerima peraturan ini.
• Sekitar tanggal 17 Agustus 2002,
program klarifikasi fakta Falun Gong, “Sejarah Pemeriksaan
Pengadilan” dimasukkan pada Stasiun TV kabel di Kota
Xining, Kabupaten Minhe, dan daerah lainnya di Propinsi Qinghai.
• Pada bulan Agustus 2002, sebuah stasiun
TV kabel di daerah Fangshan di Beijing disadap dua kali oleh
program klarifikasi fakta Falun Gong. Hal tersebut terjadi
tiga kali di daerah timur dari Kota Baoding. Setiap sadapan
berdurasi lebih dari 70 menit.
• Tanggal 23 dan 27 Agustus 2002, Praktisi
Falun Gong berhasil menyiarkan Program TV klarifikasi fakta
Falun Gong tentang “Saksi Mata” dan “Falun
Dafa diseluruh Dunia”, selama waktu penyiaran yang paling
ramai dari jam 7 hingga 8 malam di Utara Baoding, Laishui,
Yixian, Zhuozhou, Gaobeidian, dan Xushui dari Propinsi Hebei.
Setiap penyiaran berdurasi lebih dari 70 menit.
• Tanggal 27 Agustus 2002, polisi di
kabupaten Xushui, Kota Baoding, Propinsi Hebei, mengirimkan
banyak mobil polisi dan polisi bersenjata untuk menahan praktisi
Falun Gong yang telah menyiarkan program TV klarifikasi fakta
Falun Dafa disekitar daerah tersebut. Polisi menembak praktisi
Falun Gong dan memukul mobil Van mereka. Petugas Keamanan
Umum menangkap enam praktisi Falun Gong.
• Tanggal 27 Agustus 2002, Asosiasi
Psikologi Dunia memutuskan untuk mengirimkan sebuah tim ke
China untuk menginvestigasi rejim Jiang atas penyalahgunaan
pengobatan kejiwaan bagi pembangkang.
• Tanggal 6 September 2002, praktisi
Falun Gong sukses menyiarkan sebuah program TV mengklarifikasi
fakta di sebuah Jaringan TV kabel di Kabupaten Baiyin, Kota
Baiyin, Propinsi Gansu. Program tersebut berdurasi 15 menit.
• Tanggal 29 Desember 2002, Konfrensi
Saling Berbagi Pengalaman Falun Dafa di Taiwan tahun 2002
diadakan di Stadion Universitas Nasional Taiwan di Taipei,
Taiwan. 5000 praktisi menghadiri konfrensi tersebut. Menteri
Dalam Negeri Mr. Hsu, Ying-Shen; Walikota Taipei, Mr. Ma Ying-Jeou;
dan Presiden dari Universitas Nasional Taiwan, Mr. Chen Wei-Jao
seluruhnya datang secara pribadi untuk memberikan pidato untuk
menunjukkan hormat dan dukungan mereka terhadap praktisi Falun
Gong. Kemudian, Wakil Presiden Taiwan, Ms. Lu Hsiu-Lien, mengirimkan
sebuah telegram ucapan selamat dan salam hangat kepada praktisi
Falun Gong.
• Tanggal 15 Pebruari 2003, lebih dari
1500 praktisi Falun Gong mengadakan sebuah Konfrensi Saling
Berbagi Pengalaman Falun Dafa di Los Angeles. Mr. Li Hongzhi
ikut menyemarakkan Konfrensi Fa tersebut dengan kehadirannya
dan menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang kultivasi pada
sebuah Konfrensi Fa berskala besar untuk pertama kalinya sejak
penganiayaan terhadap Falun Gong dimulai.
• Tanggal 5 Juni 2003, Otoritas Perlindungan
Data di Iceland mengumumkan bahwa Kementerian Pengadilan Iceland
menggunakan sebuah daftar hitam untuk menghentikan praktisi
Falun Gong untuk memasuki Iceland adalah ilegal.
• Tanggal 1 Agustus 2003, menurut sebuah
pengumuman berita di Minghui.org: Praktisi Falun Gong disebuah
pedesaan di daerah Hunan berhasil menyiarkan program TV klarifikasi
fakta Falun Gong “Saksi Mata” dan “Falun
Dafa di dunia”, dengan sebuah pemancar tegangan-tinggi
untuk beberapa menit. Puluhan ribu warga China melihat program
TV klarifikasi fakta tersebut. Seluruh praktisi Falun Gong
yang membantu dalam penyiaran tersebut dapat menarik diri
secara aman sebelum program tersebut disiarkan. Menurut berita,
praktisi Falun Gong di China telah merencanakan dan membuat
sebuah Pemancar TV dan pemancar penyiaran radio FM yang berkuantitas
besar. Mereka memiliki sendiri alat pengatur waktu dan sebuah
tegangan memancarkan yang lebih besar bagi praktisi Falun
Gong di China untuk menyiarkan program TV klarifikasi fakta
Falun Gong.
• Tanggal 30 September 2003, “Koalisi
Global Membawa Jiang Zemin Ke Pengadilan” secara resmi
mengumumkan pendiriannya pada National Press Club di Washington
D.C Koalisi tersebut memiliki komitmen untuk mewujudkan segala
kebenaran dan mengungkap segala kejahatan Jiang Zemin. Koalisi
tersebut akan memastikan bahwa Jiang akan diadili di Pengadilan
Hati Nurani, Pengadilan Moralitas dan Pengadilan Hukum. Sekarang
ini, lebih dari 100 organisasi dan individual telah bergabung
untuk mendukung koalisi tersebut.
• Tanggal 15 Oktober 2003: Clearwisdom
melaporkan bahwa seluruh Propinsi di China merubah nama “Kantor
610 Falun Dafa” menjadi “Kantor Pembersih Kejahatan
yang Sesat” diseluruh negeri China, dan menyatakan bahwa
“Kantor 610” telah dibubarkan.
• Tanggal 3 Nopember 2003: Clearwisdom
melaporkan, di Kota Nahe, Propinsi Heilongjiang bahwa praktisi
Dafa berhasil menyiarkan video klarifikasi fakta dengan menggunakan
sistem TV kabel setempat. Sekitar 600 rumah tangga menonton
program tersebut, yang mana termasuk kebenaran tentang penganiayaan
terhadap Dafa dan Praktisi Dafa.
• Tanggal 3 Nopember 2003: Clearwisdom
melaporkan bahwa sebuah Pengadilan Penuntut Quebec menerima
kembali Mosi praktisi Falun Gong untuk dakwaan menentang Surat
Kabar Berbahasa China Montreal La Presses Chinoise dan penulisnya
Ms. He Bing. Keputusan pengadilan akan dilaporkan dalam jurnal
Hukum bergengsi Dominion Law Reports.
• Tanggal 8 Nopember 2003: New Tang
Dynasty TV (NTDTV), sebuah siaran TV yang tidak mencari keuntungan,
secara pribadi dimiliki oleh Stasiun TV China, memenangkan
sebuah sebutan kehormatan pada Festifal Film & Video Internasional
Columbus yang ke 51 untuk film “Pembakaran yang Salah:
Tragedi China Standar Baru dalam Penipuan Negara” dimana
“Insiden Pembakaran Diri Sendiri” di Lapangan
Tiananmen yang terjadi pada tahun 2001 dianalisa.
• 14 Nopember 2003: Komite Clearwisdom.net
untuk Mengumpulan Bukti Penganiayaan menerbitkan sebuah artikel
yang berjudul Bagaimana dengan Bijaksana Mengumpulkan Bukti
Fisik. Artikel tersebut menyarankan bahwa praktisi di China
mulai mengumpulkan bukti dari yang diciptakan media dan pendistribusian
fitnahan terhadap Falun Gong di China, dan bukti lain dari
penganiayaan. Artikel tersebut juga menyarankan bahwa bukti
yang dikumpulkan dapat dikirim ke Komite Pengumpulan Bukti
di luar negeri sesegera mungkin bila hal tersebut aman dilaksanakan.
• Tanggal 29 Nopember 2003: Sekitar
1500 praktisi Falun Dafa dari Amerika Utara dan negara lainnya
berkumpul di World Congress Centre di Atlanta, Georgia, Amerika
Serikat, untuk menghadiri Konfrensi Saling Berbagi Pengalaman
Kultivasi Falun Dafa Asia Tenggara – Amerika Serikat
2003. Pendiri Falun Dafa, Mr. Li Hongzhi memberikan sebuah
ceramah Fa dan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari praktisi
Falun Gong tentang latihan kultivasi.
• Tanggal 20 Januari 2004: Perwakilan
dari Asosiasi Falun Dafa Kanada, the World Organisation to
Investigate the Persecution of Falun Gong (WOIPFG), cabang
Ottawa, dan Pengacara Internasional Hak Asasi Manusia David
Matas mengadakan sebuah konfrensi pers di Parliament Hill
di Ottawa, Kanada. Sewaktu masa konfrensi pers diumumkan bahwa
kelompok tersebut telah menghadirkan 15 nama dari pejabat
China, termasuk mantan Presiden China Jiang Zemin, dan bukti-bukti
atas kejahatan mereka ketika menganiaya Falun Gong di China
kepada Pejabat Pemerintahan Kanada. Bagian The Hate Crimes
dari the Royal Canadian Mounted Police (RCMP) merekam informasi
tersebut. Apabila siapa saja yang namanya yang ada didaftar
tersebut memasuki wilayah Kanada, sebuah investigasi dapat
segera dilakukan. Pada akhir bulan angka orang yang ada didaftar
telah bertambah hingga 45 orang.
• Akhir bulan Pebruari 2004
Falun Gong telah tersebar di lebih dari 60
negara dan daerah diseluruh penjuru dunia, dan orang-orang
di negara lain mulai berkultivasi Falun Dafa.
Buku utama dari Falun Dafa, Zhuan Falun,
telah diterjemahkan kedalam 25 bahasa dan diterbitkan di seluruh
dunia. Buku China Falun Gong telah diterjemahkan kedalam lebih
dari 30 bahasa dan diterbitkan di seluruh dunia. Terjemahan
dari buku-buku tersebut kedalam bahasa lain sekarang sedang
berlangsung.
Ada sekitar 110 website Falun Dafa di dunia.
Pada pertengahan bulan Pebruari 2004, Falun
Dafa telah menerima 1223 penghargaan dan pernyataan begitu
juga surat tanda terima kasih: 1051 dari Amerika Serikat,
135 dari Kanada, 12 dari Australia, 9 dari Taiwan, 6 dari
Eropa, masing-masing 1 dari Selandia Baru, Jepang, Indonesia
dan Peru, dan 6 dari China (sebelum tahun 1999).
Angka dari praktisi Falun Gong yang dipastikan
telah mengalami penganiayaan hingga meninggal oleh Pemerintahan
Komunis China telah mencapai 935 orang.
Menurut Statistik dalam negeri Partai Komunis
China, pada akhir bulan Oktober 2001 jumlah praktisi Falun
Gong yang telah meninggal di tahanan adalah 1600 orang.
Jumlah praktisi Falun Gong yang diadili dan
dinyatakan bersalah oleh rejim Jiang telah melampaui 6000
orang; [Catatan: Persidangan Pengadilan tersebut tidak legal
berdasarkan Undang-Undang Konstitusi China tentang Kebebasan
Mempercayai Sesuatu dan Berkumpul.]
Jumlah praktisi Falun Gong yang ditahan di
Kamp Kerja Paksa tanpa disidangkan telah melebihi 100.000
orang.
Wakil Pimpinan dari sebuah Kamp Kerja Paksa
di China mengungkapkan bahwa ada 210.000 praktisi Falun Gong
yang dipenjara disana.
Jumlah praktisi Falun Gong yang ditangkap
telah melebihi beberapa ratus ribu orang.
Menurut informasi orang dalam dari Biro Keamanan
Umum di Beijing, pada akhir bulan April 2001 ada sekitar sejumlah
830.000 praktisi Falun Gong yang ditahan karena menuntut keadilan
di Beijing atas hak untuk berlatih Falun Dafa. Jumlah ini
tidak termasuk mereka yang menolak memberikan nama mereka
atau tidak tercatat oleh polisi pada saat penangkapan.
Jumlah praktisi Falun Gong yang dikirim ke
institusi penyakit jiwa dan dihukum penyuntikan obat-obatan
yang merusak sistem saraf pusat telah mencapai beberapa ribu
orang.
Sudah tidak terhitung praktisi Falun Dafa
yang dipaksa untuk menghadiri kelas Indoktrinasi.
Sudah tidak terhitung praktisi Falun Gong
terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk menghindari penganiayaan
yang lebih lanjut.
Ratusan juta teman, keluarga dan teman sekerja
praktisi Falun Gong dihadapkan pada berbagai jenis penganiayaan
dan indoktrinasi.
¼ dari pendapatan negara China digunakan untuk menganiaya
Falun Gong dalam berbagai cara berikut ini (daftar yang tidak
lengkap):
• Polisi China yang bekerja secara
khusus untuk menganiaya praktisi Falun Gong, sebagaimana Staff
“Kantor 610,” sebuah agensi seperti Gestapo di
China, seluruhnya berjumlah beberapa juta orang, menggunakan
ratusan milliar Yuan yang berasal dari pajak rakyat China
untuk membayar gaji polisi tersebut.
• Tanggal 27 Pebruari 2001, rejim Jiang
menyetujui sebuah anggaran belanja sebesar 4 milliar Yuan
untuk membeli peralatan pengawasan pengintaian dan mengawasi
praktisi Falun Gong.
• Pada bulan Desember 2001, rejim Jiang
menyetujui sebuah anggaran belanja sebesar 4.2 milliar Yuan
untuk membangun pusat indoktrinasi tambahan.
• Menurut informasi dari Biro Keamanan
Umum di China, biaya untuk mempatroli Lapangan Tiananmen dan
menangkap praktisi Falun Gong di tahun 2001 adalah antara
1.7 hingga 2.5 juta Yuan sehari, seluruhnya berjumlah 620
hingga 910 Juta Yuan.
• Menurut dokumen internal dari Perbendaharaan
Beijing, sebuah anggaran belanja sebanyak 32 Juta Yuan disetujui
untuk “Menangani Falun Gong” dari bulan Januari
hingga Oktober 2001.
• Didaerah Haidin di Beijing disetujui
sebuah anggaran belanja sebanyak 3.6 Juta Yuan di bulan Juni
2001 untuk menjalankan kelas Indoktrinasi secara paksa.
• Perbendaharaan dari daerah Shapingba
dari Kota Chongqing menghabiskan 2.02 Juta Yuan untuk “Menangani
Falun Gong”.
• Untuk mencegah Video tentang klarifikasi
fakta Falun Gong disiarkan pada CCTV, rejim Jiang menghabiskan
satu milliar Yuan untuk mengganti sistem penyiaran satelit
mereka dengan jaringan pengiriman kabel fiber.
• Dari bulan Maret hingga Juni 2002,
kota Changchun melibatkan aksi sebagian besar organisasi pemerintahan
dan menyewa penambahan sebanyak 800 orang untuk melihat poling
telefon selama 24 jam sehari, menghabiskan lebih dari satu
juta Yuan untuk mencegah program TV klarifikasi fakta Falun
Gong disiarkan pada Chanel TV kabel di kota Changchun.
• Sebuah kamp kerja paksa di Propinsi
Shanxi menghabiskan 19.37 juta Yuan berpindah dari satu tempat
ke tempat lainnya.
• Rejim Jiang menganjurkan rakyat China
untuk membantu menganiaya praktisi Falun Gong dengan menawarkan
pemberian insentif. Seperti contoh, Pimpinan dari Kamp Kerja
Paksa Masanjia menerima 50.000 Yuan dan Wakil Pimpinannya
menerima 30.000 Yuan.
• Setiap orang yang melaporkan seorang
praktisi Falun Gong akan mendapatkan beberapa ribu hingga
puluhan ribu Yuan sebagai hadiah.
• Jumlah polisi yang mengawasi dan
mengendalikan Komunikasi Internet dan Informasi mencapai beberapa
ratus ribu orang.
• Rejim Jiang mengirim sejumlah besar
agen khusus keluar negeri untuk memata-matai praktisi Falun
Gong di negara lain. Di California Selatan saja, ada beberapa
ratus orang agen khusus.
• Rejim Jiang menawarkan kepada negara
berkembang sejumlah besar bantuan ekonomi dengan suku bunga
0 persen dan perdagangan untuk memberikan suara agar menentang
segala gerakan untuk menginvestigasi Pelanggaran Hak Asasi
Manusia di China pada Pertemuan Komite Hak Asasi Manusia dari
Perserikatan Bangsa-Bangsa.
• Rejim Jiang menggunakan kebijakan
insentif keuangan untuk secara langsung mengontrol atau mempengaruhi
media independen yang melakukan bisnis di China untuk membeli
jam tayang. Pejabat pemerintah digaji untuk bekerja didalam
perusahan media yang independen sebagai agen rahasia dan menggunakan
cara lain untuk mempengaruhi atau mengendalikan media bahasa-mandarin
di negara-negara barat yang telah maju.
• Tanggal 9 Juli 2004, jumlah keseluruhan
dari angka kematian yang dipublikasikan pada Clearwisdom.net
mencapai 1000 orang ketika detil dari penganiayaan hingga
meninggal Ms. Wang Xiaodong seorang guru yang berusia 34 tahun
dari Sekolah Tinggi Nantou, Kota Shenzhen, dipublikasikan.
Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan merujuk pada laporan
golongan lainnya yang dikumpulkan dalam database kami:
• Laporan yang positif tentang Falun
Dafa oleh Media China sebelum China mulai menganiaya Falun
Gong secara total di tahun 1999;
• Nama-nama dari praktisi Falun Gong
yang telah dianiaya hingga meninggal dunia, gambaran terhadap
kasus-kasus mereka, statistik tentang jenis kelamin, umur
dan tempat kejadian, juga statistik tentang jumlah angka kematian
di setiap Propinsi di China.
• Dukungan dan dorongan dari pemerintahan
dan organisasi di seluruh dunia;
• Sebuah daftar tentang buku-buku Falun
Dafa yang telah dipublikasikan;
• Sebuah daftar tentang Konfrensi Saling
Berbagi Pengalaman tentang Falun Dafa di berbagai belahan
dunia;
• Sebuah daftar tentang perkara hukum
menentang: Mantan Presiden China Jiang Zemin oleh praktisi
Falun Dafa diseluruh dunia, serta pejabat pemerintah China
lainnya yang telah menganiaya praktisi Falun Gong, dan “Kantor
610”.
Posting date : 26 September 2004
Original article date : 26 September 2004
Translated in Indonesia : 12 Nopember 2004
Category : Falun Dafa Worldwide
|