![]() |
|
Pengalaman Seorang Praktisi Baru (Falundafa.or.id) Saya sungguh beruntung berlatih Falun Gong pada tahun 2006. Beberapa waktu sebelumnya, orangtua saya meninggal dunia, pertama-tama satu orang dan kemudian yang lainnya. Pada tahun-tahun tersebut, saya depresi, dan sering kehilangan emosi di hadapan suami dan anak-anak. Mereka tidak menyukai saya. Seorang praktisi meminjamkan buku Zhuan Falun dan setelah saya membacanya, saya mulai menyadari masalah saya. Saya minta maaf pada keluarga saya dan mulai saat itu saya bertindak seperti seorang praktisi. Disaat yang bersamaan, saya merasa bersyukur atas bantuan rekan praktisi yang telah meminjamkan buku tersebut. Dengan bantuan rekan tersebut, saya akhirnya bisa mendapatkan buku Zhuan Falun. Saya membacanya dengan rasa dahaga yang amat sangat, seperti seorang yatim piatu yang telah bertualang selama bertahun-tahun dan akhirnya menemukan keluarga. Saya tidak tahu bagaimana caranya mengekspresikannya tetapi saya mengatakan dalam hati, “Guru, terima kasih, terima kasih karena telah menunjukkan jalan pulang untuk saya.” Dafa adalah sesuatu yang benar-benar saya cari selama ini. Saya akan berusaha keras untuk mengikuti Guru pulang ke rumah. Kemudian saya mendapatkan buku Hong Yin dan artikel-artikel lain yang ditulis oleh Guru. Saya akan menghargai takdir pertemuan ini, belajar Fa, memancarkan pikiran lurus, dan mengklarifikasi fakta. Meski sebelumnya saya tidak bisa mengklarifikasi fakta kepada orang secara langsung, saya menuliskan kalimat-kalimat klarifikasi pada uang kertas. Saya tahu ini sangat penting bagi makhluk hidup. Meski saya tahu prinisp-prinsip Fa, saya tidak bisa menjelaskannya kepada orang lain dengan jelas. Jadi, saya mulai menceritakan pada keluarga saya dan orang lain bahwa saya mengalami perubahan-perubahan setelah mulai berlatih Falun Gong -- bagaimana emosi buruk saya berkurang dan kesehatan saya meningkat. Saya membantu mereka untuk memahami keindahan dan keajaiban Dafa, serta membantu mereka keluar dari PKC dan organisasi terkaitnya dengan tujuan sebagai melindungi jiwa mereka dan diselamatkan. Dalam artikel: ”Sungguh-sungguh Berkultivasi” (Hong yin), Guru mengatakan: Dalam Zhuan Falun, Guru berbicara tentang bagaimana seorang pekerja di sebuah pabrik mengembalikan apa yang ia ambil dari pabrik, membuat saya memikirkan sesuatu yang membuat saya menyesal. Saya pernah menemukan sebuah dompet, didalam terdapat 50 yuan. Uang adalah suatu hal yang sangat penting buat saya. Karena ibu saya tidak sehat, seluruh pendapatan kami dihabiskan untuk pengeluaran pengobatan. Oleh karena itu meski ketika pemiliknya mencarinya, saya tidak mengembalikannya padanya. Ini menjadi masalah dalam hati saya. Saya ingin membayarnya kembali dan meminta maaf, dan saya berencana memberinya 500 yuan sebagai imbalan, seolah jika ia menanbungnya di bank. Saya mencari orang ini dimana-mana. Saya tidak tahu namanya, yang saya tahu ia berusia sekitar 60 tahun. Kemudian saya mendengar mungkin ia telah meninggal dunia. Bagaimana saya bisa membayar hutang ini? Saya memikirkan tentang hal ini dan mendonasikan uang ini kepada praktisi lain untuk membuat materi klarifikasi fakta untuk menyelamatkan lebih banyak makhluk hidup. Praktisi lain mengatakan, ”Bagus. Bagaimana seseorang tidak membuat kesalahan? Anda tahu ini salah, dan kemudian mengoreksinya.” Guru berkata dalam “Ceramah Fa pada Konferensi Fa New York 2007.” Chinese: http://www.minghui.ca/mh/articles/2008/6/29/181082.html |
||||||||||||||||||