![]() |
|
Pengalaman Praktisi Mengamati Konsep-konsep Manusia Kita dalam Menghadapi Penganiayaan yang Tidak Manusiawi Oleh: praktisi Falun Dafa dari Kabupaten Shenze, Provinsi Hebei (Falundafa.or.id) - Atas alasan “mengamankan stabilitas untuk Olimpiade,” para agen Partai Komunis China (PKC) di Kabupaten Shenze, Provinsi Hebei bersama dengan Pemerintahan Kabupaten Shenze dan polisi telah memonitor dan mengganggu seluruh praktisi Falun Gong di daerah tersebut. Pada malam hari, 7 Juli 2008, delapan praktisi Falun Gong ditangkap secara ilegal. Kami tahu bahwa PKC akan menggunakan tekanan besar terhadap pegawai Partai di setiap tingkat, dari atas hingga bawah, memerintahkan mereka untuk secara diam-diam memonitor setiap praktisi Falun Gong yang hidup di dalam komunitas mereka. Dalam menghadapi penganiayaan yang tidak manusiawi ini, saya ingin berbagi pengalaman dengan rekan-rekan praktisi tentang beberapa pemahaman saya mengenai bagaimana mengkultivasi diri kita sendiri dengan baik sebagai satu tubuh, menerobos penganiayaan dan menyelamatkan lebih banyak makhluk hidup. PKC sering menganiaya rakyat China. Ia menggunakan cara yang disebut gerakan politik. Revolusi Besar Kebudayaan adalah salah satu contohnya. Bersama dengan datangnya Olimpiade, dengan alasan “mengamankan stabilitas masyarakat,” PKC menganiaya orang-orang China yang tidak sependapat di seluruh negeri, terutama praktisi Falun Gong. Dari sudut pandang kultivasi saya, saya menyadari bahwa alasan di belakang penganiayaan ini adalah bahwa kita memiliki kebocoran dalam kultivasi kita sebagai satu tubuh, oleh karena itu kekuatan jahat mengambil keuntungan atas celah kebocoran kita untuk menganiaya kita. Guru mengajarkan pada kita: “Terutama dalam beberapa tahun penganiayaan terhadap pengikut Dafa, perwujudan yang tampak ialah partai jahat sedang menganiaya orang-orang Tiongkok, menganiaya orang Xiulian, sesungguhnya, hal apa pun di atas dunia tanpa adanya unsur di balik alam semesta, tanpa adanya unsur pada mikroskopis, semua itu tidak akan berlaku, dan tidak mungkin eksis. Unsur di balik partai jahat adalah kehidupan jahat, penampakannya ialah dalam wujud naga merah yang garang, namun ia mempunyai banyak molekul dan partikel, masih ada sejumlah yang berupa makhluk setan busuk dari tingkat rendah, mereka bercampur aduk jadi satu dengan tidak keruan, kekuatan lama justru memanfaatkan benda-benda tersebut sedang mengganggu pengikut Dafa.” (Ceramah Fa pada Konferensi Fa di New York Tahun 2008). Kita seharusnya sangat jelas mengenai hal ini. Saya yakin bahwa celah kebocaran kita terutama termanifestasi pada aspek berikut ini: Belajar Fa dengan baik, dan belajar bagaimana segera mencari kedalam ketika menghadapi konflik. Beberapa praktisi belum memfokuskan pada belajar Fa dengan baik, mereka terjerat dalam kehidupan keluarga manusia biasa dan mencari uang. Oleh karena itu, mereka tidak menjamin kualitas dan kuantitas belajar Fa. Meskipun beberapa praktisi yang lain telah banyak belajar Fa, mereka masih tidak mendapatkan pencerahan Fa dari Fa atau mereka tidak mampu memahami Fa. Setelah masalah muncul, mereka selalu menggunakan metode manusia untuk melindungi diri mereka sendiri dengan tujuan dapat melewati berbagai macam ujian. Mereka berprilaku yang sama ketika mereka dianiaya. Secara fundamental, mereka tidak berkultivasi kebiasaan baik yaitu ketat pada diri sendiri dalam kehidupan sehari-hari mereka, jadi mereka tidak menaruh perhatian untuk mencari kekurangan mereka dengan membandingkan pikiran dan tindakan mereka dengan permintaan Fa. Paling tidak kita harus menyadari dengan jelas setiap waktu bahwa kita adalah murid Dafa pada masa Pelurusan Fa. Terutama, ada beberapa faktor yang perlu ditingkatkan bagi kita sendiri ketika menemui konflik. Kita harus belajar bagaimana menemukan keterikatan apapun ketika terjadi konflik. Dengan cara ini, konflik tidak akan membesar lebih lanjut dan kerugian bisa dihindari. Ada beberapa rekan praktisi yang telah melakukan banyak hal untuk membuktikan kebenaran Dafa dan mengklarifikasi fakta, namun mereka tidak cukup bagus untuk melihat ke dalam diri mereka sendiri. Mereka bahkan berpikir, “Betapapun jahatnya saya dianiayai, setelah itu saya melakukan apapun yang harus saya lakukan.” Benar sekali bahwa usaha kita dalam menyelamatkan makhluk hidup tidak boleh terpengaruh secara langsung oleh penganiayaan. Namun, kita tidak boleh sedikit memberi perhatian dalam melihat ke dalam dan oleh karena itu terdapat kebocoran bagi kejahatan untuk mengambil keuntungan dan mengganggu kita terus menerus. Jika kita tidak ingin meningkatkan diri kita sendiri, usaha kita dalam menyelamatkan makhluk hidup tentu akan berpengaruh. Sebaliknya, ada juga yang memiliki keterikatan banyak ataupun sedikit untuk bertarung dengan PKC, dan ketika mereka membuktikan kebenaran Dafa dan mengklarifikasi fakta, mereka bertindak secara kompetitif. Tentu saja kita tidak boleh terpengaruh secara langsung oleh penganiaya kita, tetapi sebaliknya, kita tidak boleh mempunyai keterikatan persaingan. Jika kita bertindak demikian, bukankah ini “Diantara Qi dengan Qi tidak ada efek mengikat?” (Zhuan Falun) Ini adalah pola pikir manusia dan kurangnya pikiran lurus serta pemahaman lurus terhadap Dafa, demikian juga dengan keterikatan, yang merupakan alasan fundamental yang digunakan kejahatan untuk menganiaya Dafa dan para praktisi. Kita harus menganggap penting untuk memancarkan pikiran lurus! Beberapa praktisi belum menganggap penting untuk memancarkan pikiran lurus, menggunakan alasan sibuk atas kesibukan usaha mereka atau membuktikan kebenaran Dafa. Memancarkan pikiran lurus adalah salah satu dari tiga hal yang harus dilakukan semua murid Dafa pada masa Pelurusan Fa. Oleh karena itu, kita tidak boleh mencari alasan untuk tidak melakukannya. Selain itu, makhluk jahat perlu dibasmi adalah akar dari sebab mengapa murid-murid Dafa dianiaya dengan kejam dan faktor gangguan langsung yang mencegah makhluk hidup diselamatkan. Untuk memancarkan pikiran lurus, bahkan ada beberapa rekan praktisi lama bertanya, “Apakah ini berfungsi?” Mereka tidak terlalu percaya pada Guru dan Dafa, yang merupakan alasan utama bagi makhluk jahat untuk menganiaya kita. Guru Li mengatakan dalam “Ceramah Fa pada Konferensi Fa di Florida, Amerika” Sebenarnya, sebagai seorang kultivator, kita harus melihat ke dalam dengan segera dan mencari kekurangan kita begitu konflik muncul. Kita harus menekankan pada peningkatan menyeluruh dan peningkatan menyeluruh sebagai satu tubuh. Kita tidak boleh lagi menangani segala sesuatu dari sudut pandang kita sebelumnya. Alasan kita, nada suara kita, kondisi berpikir kita, perspektif dan titik fokus dari pembicaraan kita juga harus berubah sesuai dengan pikiran lurus kita. Selama masa Pelurusan Fa belum berakhir, kita harus memanfaatkan kesempatan untuk mengkultivasikan diri sendiri dan menyelamatkan lebih banyak makhluk hidup yang pantas untuk diselamatkan, karena mengkultivasikan diri sendiri dengan baik dan menyelamatkan lebih banyak makhluk hdiup adalah tanggung jawab kita sebagai murid Dafa pada masa Pelurusan Fa. Apa yang harus kita lakukan dalam menghadapi penganiayaan yang tidak manusiawi? Kita, sebagai murid Dafa yang sejati, harus selalu ingat degan pikiran jernih bahwa kita telah memiliki kemampuan dan kekuatan besar untuk menghentikan penganiayaan jahat. Ini hanya saja karena hati kita tidak cukup tenang, bahwa kita tidak bisa menggunakan kemampuan supernormal seperti yang kita inginkan ketika penganiayaan itu terjadi. Dengan kata lain, kepercayaan kita pada Guru dan Fa tidak cukup besar, jadi kita tidak mempunyai keyakinan seratus persen pada diri kita sendiri. Oleh karena itu, ketika konsep-konsep manusia meluap-luap, kekuatan jahat akan mengambil keuntungan atas kebocoran kita untuk menganiaya kita lagi dan lagi. Sesungguhnya, kekuatan jahat tidak berdaya dalam menghadapi pikiran lurus kita. Chinese: http://minghui.org/mh/articles/2008/7/24/182642.html |
||||||||||||||||||